
CALIFORNIA, AVOLTA – Apple memang punya ambisi ingin masuk industri otomotif, dengan menghadirkan mobil listrik atau kendaraan listrik (electric vehicle/EV) berteknologi tanpa sopir alias otonom. Akan tetapi, rupanya rencana itu sirna karena raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) ini resmi membatalkan proyeknya.
Melansir macReports, Rabu (23/10/2024), Apple telah menghubungi Departemen Kendaraan Bermotor California (DMV) pada September 2024 untuk mencabut Izin Produsen Program Kendaraan Otonom yang akan habis masa berlakunya pada 30 April tahun 2025.
Pengumuman tersebut mengonfirmasi penutupan proyek yang dikenal sebagai Project Titan, upaya 10 tahun yang telah membuat Apple menginvestasikan miliaran dolar untuk memproduksi kendaraan listrik (EV) yang sepenuhnya otonom dengan fitur mewah dan pengalaman berkendara dengan panduan suara.
Sebenarnya proyek ini sudah mau distop sejak beberapa tahun lalu, tapi Apple masih ingin menyelamatkan divisi EV sampai akhirnya menunda peluncuran kendaraan listrik tersebut hingga tahun 2028. Tapi, sekarang ini Apple resmi mencabut izin yang artinya menghentikan “Project Titan”.
Alasan menghentikan proyek besar ini karena kurangnya dukungan dari orang paling berpengaruh di perusahaan tersebut.
Selain itu, teknologi self-driving yang akan dihadirkan oleh Apple juga turun dari Level 4 ke Level 2+, yang menjadikan mobil ini lebih mirip dengan EV standar daripada kendaraan yang sepenuhnya otonom.
Alhasil, perusahaan teknologi yang berpusat di Cupertino, California ini membatalkannya proyek ini.



