
JAKARTA, AVOLTA – Perusahaan teknologi Huawei punya ambisi yang cukup besar untuk mendorong era kendaraan listrik di masa depan. Selain ikut menjual mobil listrik, pabrikan asal Cina ini akan menyediakan fasilitas pengisian daya super cepat di banyak lokasi, khususnya di negeri tirai bambu.
Mengutip Carnewschina, Sabtu (2/3/2024), Presiden Energi Digital Huawei Hou Jinlong menjelaskan, Huawei memiliki tujuan untuk memperluas jaringan pengisian daya EV di banyak lokasi agar penyebarannya semakin masif.
“Prestasi ini dapat merevolusi industri pengisian daya kendaraan listrik dan menghilangkan kekhawatiran akan jangkauan bagi pemilik kendaraan listrik,” jelas Hou Jinlong konferensi Mitra Energi Digital tahunan di Cina beberapa waktu lalu.
Hou Jinlong melanjutkan, tentunya dengan investasi pada teknologi keamanan baterai dan mengoptimalkan proses pengisian daya, perusahaan memastikan pengalaman pengisian daya yang aman dan efisien bagi pemilik kendaraan listrik, sehingga semakin meningkatkan daya tarik stasiun pengisian daya yang dimiliki Huawei.
Perlu diketahui, Huawei belum lama ini telah memperkenalkan stasiun pengisian daya ultra-cepat berpendingin cairan untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya berkecepatan tinggi bagi pengguna kendaraan listrik di Cina.
Dengan daya keluaran maksimum 600 kW dan arus maksimum 600A, stasiun pengisian daya ini dapat mencapai perkiraan kecepatan pengisian satu kilometer per detik.
Stasiun pengisian daya ini mendukung berbagai macam kendaraan listrik, termasuk model populer dari merek seperti Nio, Tesla, Xpeng, dan Li Auto, serta kendaraan komersial dan truk kargo. Bahkan Huawei berencana memimpin dalam mengerahkan lebih dari 100.000 stasiun berpendingin cairan di lebih dari 340 kota dan jalan raya utama di Cina.
https://youtu.be/b4BXWzW958k?si=nzGn6RCp8GNQxUlW


