Home Cerita 5 Negara di ASEAN Kolabs Kembangkan Baterai EV

5 Negara di ASEAN Kolabs Kembangkan Baterai EV

6
0

JAKARTA, AVOLTA – Sinergi merupakan cara yang efektif untuk mempercepat program elektrifikasi kendaraan bermotor. Sebab, dengan saling bekerjasama maka bisa memperkuat guna menciptakan ekosistem electric vehicle (EV).

Seperti yang dilakukan oleh lima negara di Kawasan ASEAN, saling bekerjasama mengembangkan baterai untuk kendaraan listrik. Kolaborasi tersebut ditandatangani dalam acara ASEAN Battery and Electric Vehicle Technology Conference (ABEVTC) di Nusa Dua, Bali.

“Nota kesepakatan ini untuk melakukan riset bersama mengenai teknologi baterai EV di Indonesia, kita berharap dapat bekerja sama dengan peneliti lain di kawasan ASEAN, mendukung industri baterai yang ada di negara masing-masing,” tutur Direktur NCSTT Leonardo Gunawan, beberapa waktu lalu.

Leonardo menjelaskan, dengan kerjasama ini maka terbuka peluang kolaborasi penelitian dan pengembangan baterai EV.

Adapun keenam asosiasi yang bekerjasama terdiri dari Singapore Battery Consortium (SBC), Thailand Energy Storage Technology Association (TESTA), Nano Malaysia Berhad, dan Electric Vehicle Association of the Philippines (EVAP)

Sementara dua lagi berasal dari Indonesia, yaitu National Center for Sustainable Transportation Technology (NCSTT) Indonesia dan National Battery Research Institute (NBRI).

“Dengan ini kami berharap bisa membuat standar yang sama di kawasan ASEAN sehingga baterainya dapat dipertukarkan, bisa dipakai untuk kendaraan-kendaraan yang serupa. Sehingga tiap industri otomotif EV tidak membuat baterai versi sendiri-sendiri, nah ini kalau bisa diseragamkan akan lebih terintegrasi,” ungkap Leonardo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here