Soal Rencana Investasi Prinsipal Ford, RMA Bergeming

\

JAKARTA, AVOLTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan pernah mengatakan salah satu produsen otomotif asal Amerika Serikat, Ford berencana untuk investasi di industri mobil listrik Tanah Air.

Namun, untuk detail terkait bagaimana jenama Negeri Paman Sam ini menanamkan modalnya di Indonesia masih belum diketahui secara pasti.

Menanggapi hal tersebut, Pinaki Mukherejee, Country manager RMA Indonesia, sebagai agen pemegang merek (APM) Ford yang baru di Indonesia ini juga masih belum mengetahui rencana investasi ini secara rinci.

“Soal pertemuan prinsipal dengan pemerintah RI beberapa waktu lalu, balum kami ketahui. Meskipun begitu, menurut kami ini adalah suatu hal yang positif,” jelas Pinaki saat ditemui di sela-sela acara peresmian diler pertama Ford di Jakarta, Jumat (6/8/2022).

Sementara itu, Sales and Marketing General managar (GM) RMA Indonesia, Yanto Mardianto, perbincangan terkait investasi mobil listrik ini memang masih dalam level prinsipal dan pemerintah Indonesia.

Ford Mustang Mach E 2022 mulai kebanjiran pesanan di AS. (Ford)

“Saya belum tahu, karena ini masih ada di level antara Ford dan Pemerintah Indonesia. Ya, memang ada pembicaraan tapi detailnya masih belum tahu,” tegas Yanto di kesempatan yang sama.

Sebelumnya, Menteri Luhut mengatakan, Ford datang ke Indonesia pada 20 Juni 2022 lalu. Jenama asal negara Adidaya tersebut tertarik berinvestasi di Tanah Air, setelah Tesla.

Lanjutnya, Indonesia memang memiliki kebutuhan yang mumpuni untuk Ford dan Tesla bisa berinvestasi. Pasalnya, di Kalimantan Utara telah dibangun sumber energi untuk operasionalnya.

“Di Kalimantan Utara itu kita membuat 265 giga watt hour untuk kita bisa hasilkan energi dan itu akan bisa memproduksi 3 juta mobil. Dan itu adalah end to end clean energy,” pungkas Luhut.

CATEGORIES
TAGS