Populasi Kendaraan Listrik Pemerintah Masih Jauh dari Target

Jokowi Targetkan 2 Juta Kendaraan Listrik Bisa Beredar di Indonesia pada 2025 (Presiden.go.id)

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintahan presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin serius mengembangkan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Bahkan, telah merancang peta jalan penggunaan kendaraan listrik sebagai alat transportasi nasional.

Sosialisasi pun terus digalakkan kepada masyarakat, instansi terkait, dan kepada para pelaku industri otomotif. Namun sebagai contoh, lingkungan pemerintah seharusnya bisa mengawali dengan menggunakan kendaraan listrik.

Mesipun sudah mulai, namun secara jumlah kendaraan listrik di lingkungan pemerintah masih sangat jauh dari target.

Danto Restyawan, Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub, mengatakan, target kendaraan listrik di lingkungan pemerintah pada tahun ini mencapai 105.866 unit, mencakup roda dua maupun roda empat.

Akan tetapi, kata dia terhitung sampai Agustus 2022, jumlah kendaraan listrik di lingkungan Pemerintah masih jauh dari target.

“Jumlah kendaraan listrik sampai 1 Agustus hanya 22.849 unit. Padahal diharapkan akhir 2022 itu 100.000 lebih. Masih jauh,” ungkap Danto dalam webinar yang disiarkan Youtube InfoKPBB, Rabu (3/8/2022).

Danto menjelaskan, pemerintah terus mendorong agar jumlah tersebut terus meningkat. Bahkan, akan dimulai lagi di lingkungan pemerintah mulai Kementerian Pusat, daerah, TNI/Polri, Kabupaten, dan kota.

“Tentunya dengan contoh ini akan dilihat oleh masyarakat, kemudian masyarakat tertarik untuk membeli kendaraan listrik,” ungkap dia.

Sejauh ini, kendaraan listrik yang sudah ada di lingkungan pemerintahan, terdiri dari 19.876 sepeda motor, 2.654 unit mobil penumpang, 270 unit roda tiga, 43 unit bus dan 6 unit mobil barang.

CATEGORIES
TAGS