Menko Airlangga: Produksi 3 Juta Kendaraan Listrik di 2030

Ilustrasi mobil listrik Hyundai Kona, lagi cas baterai. (Hyundai)

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah terus menggenjot industri kendaraan listrik Tanah Air. Didukung dengan penyusunan peta jalan, pengembangan ekosistem, dan berbagai insentif untuk pabrikan baik kendaraan maupun industri pendukung seperti baterai yeng berkomitmen untuk investasi di Indonesia.

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, peluang kendaraan listrik di Indonesia punya target produksi mencapai 3 juta unit pada 2030.

“Targetnya, produksi EV pada 2030 dapat mencapai 600 ribu unit untuk roda empat atau lebih, dan untuk roda dua dapat mencapai hingga 2,45 juta unit,” ujarnya, seperti disitat dari laman Bisnis.com, ditulis Kamis (28/7/2022).

Sosialisasi kendaraan listrik Toyota di tempat wisata. (TAM)

Dengan jumlah produksi tersebut, Airlangga meyakini mampu menurunkan emisi CO2 sebesar 2,7 juta ton untuk roda empat atau lebih, dan sebesar 1,1 juta ton untuk roda dua.

Sementara itu, terkait dukungan pemerintah, berbagai insentif fiskal dan non fiskal bagi konsumen kendaraan listrik telah diberikan, seperti pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah PPnBM sebesar 0 persen,

“Dukungan pemerintah ini diharapkan mendorong potensi besar Indonesia dalam industri mobil listrik mengingat cadangan besar tambang nikel di Indonesia sebagai bahan utama baterai mobil listrik,” tegasnya.

CATEGORIES
TAGS