Australia Stop Jual Mobil Bensin dan Diesel Mulai 2035

Siemens Mulai Investasi di Faslitas Carjer Mobil Listrik (Reuters)

SYDNEY, AVOLTA – Menghentikan penjualan mobil konvensional tengah direncanakan banyak negara di dunia. Bahkan, langkah tesebut, telah dilakukan oleh Uni Eropa, yang tidak akan menjual roda empat bensin dan diesel mulai 2035.

Menyusul keputusan organisasi negara di Eropa tersebut, Australia berdasarkan informasi dari Australian Capital Territory (ACT), juga akan berhenti menjual mobil bensin dan diesel pada tahun yang sama.

Disitat dari Carsales Australia, langkah yang diambil oleh pemerintah Negeri Kangguru, sebagai bagian dari strategi untuk beralih ke kendaraan listrik tentunya. Selain itu, Australia juga tercatat sebagai negara ketiga setelah Uni Eropa dan Inggris, yang secara resmi mengumumkan untuk tidak lagi menjual kendaraan konvensional.

“Dengan menetapkan target jangka panjang yang sejalan dengan ilmu iklim, warga Canberra akan mendapat manfaat dari kendaraan listrik yang lebih murah dengan biaya operasionalnya,” ujar Kepala Eksekutif Dewan Kendaraan Listrik Australia, Behyad Jafari.

Seperti halnya di negara lain, keputusan untuk menghentikan penjualan mobil bensin dan diesel ini, juga mendapatkan penolakan dari Asosiasi Dealer Otomotif Australia.

Pabrik Nissan di Sunderland, Inggris, merakit mobil listrik Leaf. (Nissan)

Kekhawatirannya masih sama, yaitu saat ada transisi dari kendaraan konvensional ke listrik, pastinya akan memakan korban dengan banyaknya pekerja yang dipecat.

“Kami memiliki kekhawatiran serius bahwa kebijakan ini akan memiliki konsekuensi buruk bagi industri otomotif, orang-orang yang mereka pekerjakan, dan konsumen di ACT,” ujar CEO Asosiasi Dealer Otomotif Australia, James Voortman.

Menurutnya, ada langkah yang lebih baik dibanding melarang penjualan kendaraan listrik, salah satunya adalah dengan menerapkan standar CO2 agnostik.

“Daripada melarang ICE secara mentah-mentah, cara terbaik untuk menurunkan emisi adalah dengan menerapkan standar CO2 agnostik teknologi. Sehingga. produsen memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang perlu dicapai dan diberi kebebasan untuk menerapkan teknologi apapun untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkas James.

CATEGORIES
TAGS