Pemerintah Mulai Bahas Hidrogen Jadi Bahan Bakar Alternatif

Mobil hidrogen Toyota (Carscoops)

JAKARTA, AVOLTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, pemerintah menargetkan energi hidrogen dapat dimanfaatkan secara luas termasuk pada sektor transportasi, mulai 2031 sebagai salah satu alternatif energi baru dan terbarukan yang ramah lingkungan.

Nantinya, segala pengembangan pemanfaatan energi tersebut mendapat dukungan penuh seperti yang dilakukan tim riset mobil hidrogen Antasena Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

“Nantinya penggunaan hidrogen di Indonesia dilakukan secara bertahap, mulai di 2030 dan dilakukan secara masif pada 2051. Kemudian pada tahun 2060, total hidrogen yang dikembangkan setara dengan 52 giga watt,” ungkap Arifin di Jakarta belum lama ini.

Arifin melanjutkan, sektor energi diharapkan mampu berkontribusi sekitar 314 juta – 446 juta ton CO2 emission di 2030. Indonesia juga berkomitmen dapat mencapai zero net emission pada 2060 atau lebih cepat dengan bantuan internasional.

“Untuk mencapai target tersebut, hidrogen diharapkan mampu menjadi salah satu kontributor transisi energi dan memiliki peran penting dalam dekarbonisasi energi global,” ungkap Arifin.

CATEGORIES
TAGS