Elon Musk Murka, Tesla Dianggap Tidak Pro Lingkungan

Elon Musk menjual saham Tesla untuk bayar pajak di Amerika. (MotorTrend/Nick Yekikian)

JAKARTA, AVOLTA – CEO Tesla Inc, Elon Musk murka karena merek mobil listrik miliknya tidak masuk daftar indeks environmental, social, and governance (ESG) yang disusun S&P 500.

Tahun ini produsen otomotif asal Amerika Serikat (AS) itu terlempar dari barisan, karena tidak sesuai kriteria penilaian.

Perlu diketahui,  ESG itu merupakan acuan bagi perusahaan untuk mengadopsi berbagai standar dan prinsip bisnis pro lingkungan hidup, serta pembangunan berkesinambungan.

Sontak, Musk langsung berkomentar pedas. Dalam kicauan Twitter, dia berkomentar, “Exxon mendapat peringkat sepuluh besar terbaik di dunia untuk lingkungan, sosial, tata kelola (ESG) oleh S&P 500, sementara Tesla tidak masuk daftar! ESG adalah penipuan. Itu telah dipersenjatai oleh pejuang keadilan sosial palsu.”

Melansir laman electric-vehicles.com, Senin (23/5/2022) Tesla dikeluarkan dari indeks S&P 500 ESG. Tesla berada tertinggal dari banyak perusahaan multinasional lainnya dalam menerapkan prinsip ESG yang sangat luas dan komprehensif.

“Skor S&P DJI ESG Tesla cukup stabil dari tahun ke tahun, skor itu didorong lebih jauh ke bawah seiring meningkatnya peringkat dari perusahaan sejenis. Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap Skor S&P DJI ESG 2021 adalah penurunan skor, yakni strategi rendah karbon dan perilaku bisnis Tesla,” ungkap Margaret Dorn,  Senior Director, Environmental, Social, and Governance (ESG) Product Strategy S&P.

Berdasarkan analisis media dan pemangku kepentingan mengidentifikasi ada dua kasus besar yang menjegal Tesla.

Namun kasus itu terpisah, pertama klaim diskriminasi rasial dan kondisi kerja yang buruk di pabrik Fremont Tesla. Kedua, adalah soal penanganannya terhadap investigasi NHTSA setelah banyak kematian dan cedera diduga akibat kendaraan autopilot.

“Tentunya peristiwa ini berdampak negatif pada Skor S&P DJI ESG perusahaan pada tingkat kriteria, dan selanjutnya skor keseluruhannya,” tutur Dorn.

CATEGORIES
TAGS