Cuma Mobil Listrik Murah yang Bisa Laris di Indonesia

Mobil listrik murah VW e-UP mulai dijual lagi. (gettotext.com)

JAKARTA, AVOLTA – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia memang berjalan pelan tapi pasti. Namun, popularitas atau kepemilikan roda empat tanpa emisi ini belum begitu tinggi di pasar Tanah Air.

Salah satu faktor yang melatarbelakangi belum larisnya mobil listrik di dalam negeri, adalah harga jual yang mahal dibandingkan mesin konvensional. Padahal, seperti yang sudah diketahui, segmen kendaraan yang laris manis di pasar nasional, adalah mulai dari Rp 200 juta – Rp 250 jutaan.

Dodiet Prasetyo, Kepala Subdirektorat Industri Alat Transportasi IMATAP Kementerian perindustrian, Dodiet Prasetyo menjelaskan, saat ini jika melihat data, harga mobil listrik yang ada di Indonesia, sekitar Rp 800 jutaan.

“Kita lihat jenis kendaraan impor yang terdaftar di SIINAS (Sistem Informasi Industri Nasional) Kemenperin, kurang lebih harganya Rp 800 jutaan (mobil listrik),” ujarnya dalam diskusi terkait mobil listrik secara virtual, ditulis Sabtu (23/4/2022).

Tampilan depan Wuling Honggung Mini EV – dok.Chinapev

Lanjut Dodiet, harga mobil listrik yang dipatok tersebut, masih terlalu tinggi dengan harga mobil yang dibeli konsumen di Indonesia. Dengan begitu, salah satu cara untuk mewujudkan kendaraan bebas emisi, adalah menghadirkan model yang dibuat lebih murah.

“Paling mahal dari EV, adalah baterai bisa 53 persen dari harga jual dan kemungkinan kecil diturunkan. jadi, yang bisa dilakukan adalah memperkecil baterai dan produksi mini compact car (listrik),” tegasnya.

Sementara itu, Kemenperin sendiri sudah berdiskusi dengan pabrikan otomotif, untuk nantinya mobil listrik harga Rp 400 jutaan bisa dijual di Indonesia untuk mulai mengangkat pasar mobil ramah lingkungan.

CATEGORIES
TAGS