Enjoy PPnBM, Laba Bersih Otomotif Astra Melejit 170 Persen

JAKARTA, AVOLTA – Kondisi ekonomi yang semakin membaik, serta dibantu dengan kebijakan pemerintah membuat penjualan otomotif meningkat. Hal tersebut, tentu saja berpengaruh terhadap keuntungan atau laba bersih dari salah satu grup bisnis otomotif terbesar di Indonesia, PT Astra International Tbk.

Dari data yang diberikan, pendapatan bersih konsolidasi Grup Astra sepanjang 2021 sebesar Rp 233,5 triliun atau naik 33 persen dibandingkan 2020. Sedangkan laba bersihnya, Rp 20,2 triliun atau naik 25 persen dibanding periode sebelumnya.

“Grup mencatatkan kinerja baik tahun lalu, yang didorong peningkatan penjualan divisi otomotif yang didukung insentif penjualan barang mewah (PPnBM). Kami perkirakan tetap menghadapi tantangan dari pandemi yang masih berlangsung,” jelas Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur Grup Astra, dalam rilis yang diberikat,ditulis Selasa (8/3/2022).

Sementara itu, dilihat dari laporan keuangan tersebut, kenaikan laba bersih otomotif tercatat melejit 170 persen menjadi Rp 7,3 triliun.

Kenaikan laba bersih tersebut, didorong pemulihan terhadap dampak buruk pandemi yang signifikan dan langkah penanggulangannya terhadap kinerja divisi ini sejak kuartal kedua 2021. Lalu, peningkatan penjualan tahun lalu, terutama di segmen roda empat dipengaruhi insentif sementara PPnBM.

Sementara itu, penjualan secara volume masih di bawah sebelum pandemi. Astra sendiri menanungi merek-merek otomotif, seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks dan Honda (sepeda motor).

Jejeran Unit Produksi Daihatsu bermerek Toyota di Fasilitas Vehicle Logistic Center, Sunter siap ekspor ke mancanegara. (ADM)

Secara total, penjualan nasional tercatat sebesar 887 ribu unit pada 2021, dengan penjualan mobil Astra tumbuh 81 persen menjadi 489 ribu unit. Sedangkan pangsa pasar Astra juga meningkat menjadi 55 persen dari 51 persen pada periode sebelumnya atau 2020.

Penjualan roda empat Astra didukung sebanyak 17 model baru, dan 20 model revemped yang diluncurkan sepanjang 2021.

Sedangkan pasar sepeda motor, volume nasional tercatat 5,1 juta unit. Sedangkan Astra Honda Motor meningkat 36 persen menjadi 3,9 juta unit. Penjualan didukung dengan lima model baru dan 16 model revamped telah diluncurkan.

Dari bisnis komponen otomotif, mencatatkan kenaikan laba bersih menjadi Rp 611 miliar.

CATEGORIES
TAGS