JAKARTA, AVOLTA – Xpeng menargetkan penjualan global mencapai 1 juta unit kendaraan per tahun pada 2030. Menariknya, setengah dari target tersebut diharapkan berasal dari pasar Eropa.
Demi mencapai target ambisius tersebut, ekspansi bisnis dan peningkatan kapasitas produksi di Benua Biru menjadi fokus penting bagi produsen mobil listrik asal Cina ini.
Target tersebut disampaikan Chairman sekaligus CEO Xpeng, He Xiaopeng, dalam wawancara di Paris Motor Show pada Senin (12/10/2026).
Mengutip laporan Bloomberg, He menilai kapasitas produksi menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus diatasi perusahaan untuk meningkatkan penjualan di Eropa. Xpeng juga tengah membahas peluang penambahan produksi bersama Magna International, mitra manufaktur kontraknya di Austria, sekaligus menjajaki kemungkinan produksi di negara-negara Eropa lainnya.
Sasaran penjualan terbaru ini berbeda dari target yang pernah disampaikan He pada awal tahun. Dalam surat internal pada 24 Februari 2026, ia menyebut Xpeng ingin mencapai penjualan 1 juta unit di pasar luar negeri pada 2030.
Saat itu, operasional internasional juga diproyeksikan menyumbang lebih dari 70 persen keuntungan perusahaan.
Sementara itu, target terbaru secara spesifik mengarah pada penjualan global, dengan Eropa diharapkan menyumbang 500.000 unit setiap tahun.
Xpeng sendiri mulai memasuki pasar Eropa melalui Norwegia pada 2020 dan hingga kini telah mengirimkan lebih dari 60.000 kendaraan ke kawasan tersebut.






