SHENZHEN, AVOLTA – BYD mengumumkan pencapaian awal yang positif untuk supercar listrik Denza Z. Dalam waktu 24 jam sejak pembukaan pre-sale di Cina pada 13 Juli 2026, mobil listrik berperforma tinggi tersebut telah mengumpulkan lebih dari 1.000 pesanan dari pasar global.
Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Denza mulai mendapat perhatian di segmen mobil sport premium internasional. Demikian melansir CarnewsChina, Jumat (17/7/2026).
Model ini ditawarkan mulai 680.000 yuan atau sekitar Rp1,53 miliar untuk versi Coupe. Sementara varian Spider dibanderol 780.000 yuan, sedangkan versi Racing dijual mulai 1,18 juta yuan.
Sementara di pasar Inggris, harga Denza Z dimulai dari 142.900 poundsterling, hampir dua kali lipat dibanding harga di Cina.
Menyoal performa, Denza Z mengusung platform e³ dengan konfigurasi tiga motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 1.180 kW atau sekitar 1.582 dk. Untuk varian Racing, akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya membutuhkan 1,96 detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 350 km/jam.
Bersamaan dengan pencapaian tersebut, BYD mengumumkan rencana ekspansi besar untuk infrastruktur pengisian daya di luar Tiongkok. Perusahaan menargetkan pembangunan 6.000 stasiun Flash Charging selama periode Maret 2026 hingga Maret 2027.
Dari jumlah tersebut, sekitar 3.000 stasiun akan dibangun di Eropa, 2.000 stasiun di kawasan Amerika, dan 1.000 stasiun di wilayah Asia-Pasifik. Infrastruktur ini akan mendukung ekspansi merek BYD dan Denza di pasar internasional.
Menurut Executive Vice President BYD, Stella Li, strategi global perusahaan kini tidak lagi sekadar mengekspor kendaraan dari Cina. BYD ingin membangun ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh melalui pengembangan merek premium, teknologi, hingga jaringan pengisian daya berkecepatan tinggi di berbagai negara.







