JAKARTA, AVOLTA – BMW berhasil mencatat tonggak sejarah baru di Cina, setelah fasilitas produksinya di Shenyang mampu produksi sebanyak 7 juta unit kendaraan. Menariknya, pencapaian tersebut, diraih 8 tahun lebih cepat dibandingkan pabrik di Amerika Serikat (AS).
Disitat dari Autoblog, BMW 3 Series Horse Edition menjadi model ke-7 juta unit, dan mobil ini merupakan edisi khusus yang hanya dipasarkan di Negeri Tirai Bambu.
Keberhasilan produksi BMW di Cina ini, sekaligus menggambarkan betapa cepatnya perkembangan industri otomotif di negara tersebut dalam dua dekade terakhir.
Kompleks produksi BMW di Shenyang, dioperasikan melalui perusahaan patungan BMW Brilliance Automotive (BBA). Fasilitas raksasa ini mencakup tiga fasiltias perakitan kendaraan, dan satu pabrik powertrain.
Produksi BMW pertama di lokasi tersebut dimulai pada 2003, yang berarti hanya membutuhkan sekitar 23 tahun untuk mencapai angka 7 juta unit. Sebagai perbandingan, pabrik BMW di Spartanburg, South Carolina, AS, memerlukan 31 tahun untuk mencapai jumlah produksi yang sama, sejak beroperasi pada 1994 hingga 2025.
Dengan capaian tersebut, fasilitas Shenyang rata-rata mampu memproduksi lebih dari 304 ribu kendaraan setiap tahun. BMW menyebut keberhasilan itu tidak lepas dari kuatnya lokalisasi produksi, riset dan pengembangan, hingga rantai pasok yang dibangun khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar Cina yang menjadi salah satu pasar otomotif terbesar di dunia.



