Ford PHK Ribuan Orang Akibat Kendaraan Listrik

BERLIN, AVOLTA – Ford berencana melakukan pemecatan terhadap lebih dari seribu pekerja di pabrik Cologne, Jerman. Pabrikan asal Amerika Serikat ini, bahkan telah melakukan pertemuan dengan 14 ribu karyawannya.

Berdasarkan laporan media otomotif Jerman, Automobilwoche, yang disitat Reuters, Selasa (24/1/2023), Ford sendiri memiliki sekitar 20 ribu pekerja di pabrik utama di Jerman. Perusahaan Negeri Paman Sam tersebut, belum berkomentar terkait isu tersebut, dan hanya mengatakan transformasi ke kendaraan listrik memang memerlukan perubahan signifikan dalam cara produksi mobil.

“Kami tidak ingin mengomentari spekulasi saat ini tentang kemungkinan restrukturisasi Ford di Eropa,” ujar seorang juru bicara Ford dalam pernyataan resminya.

Pikap double cabin listrik buatan Ford, RAM – dok.Carbuzz

Seorang juru bicara Ford juga menegaskan, terkait rincian isu kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) ini akan dibagikan setelah rencana tersebut mencapai final. Namun, ia memastikan semua informasi akan diberitahukan kepada para pekerjanya terlebih dahulu.

“Transformasi (ke kendaraan serba listrik) memerlukan perubahan signifikan dalam cara kami mengembangkan, membangun, dan menjual kendaraan Ford. Ini akan berdampak pada struktur organisasi, bakat, dan keterampilan yang kami perlukan di masa depan,” jelas sumber tersebut.

Sebelumnya, atau tepatnya pada September 2022, Ford memang telah menyiapkan investasi sebesar US$5,6 miliar atau setara dengan Rp 84 triliun. Dana tersebut, akan digunakan untuk membangun fasilitas manufaktur terbesar dan tercanggih.

Pabrik baru Ford ini, akan berada di Tennessee Barat atau BlueOval Cityakan fokus untuk peroduksi kendaraan listrik, seperti truk pikap elektrik dan juga pengembangan baterai. Hal tersebut, juga untuk mempercepat peralihan produsen asal Amerika Serikat ini untuk beralih ke listrik.

CATEGORIES
TAGS