Home Gres Motor Listrik Royal Enfield: Beli Tanpa Baterai Rp 38 Jutaan

Motor Listrik Royal Enfield: Beli Tanpa Baterai Rp 38 Jutaan

NEW DELHI, AVOLTA – Royal Enfield mulai membuka lembaran baru di era elektrifikasi dengan memperkenalkan motor listrik perdananya ke publik. Model ini menandai langkah serius pabrikan asal India dalam memasuki segmen kendaraan roda dua tanpa emisi.

Melansir Rushlane, Senin (13/4/2026) motor listrik ini hadir dengan pendekatan yang cukup berbeda dibandingkan kompetitor, terutama dari sisi harga dan skema kepemilikan.

Royal Enfield menawarkan dua opsi harga, yakni sekitar 2,79 lakh rupee atau setara Rp53 jutaan untuk pembelian penuh, serta opsi lebih terjangkau di kisaran 1,99 lakh rupee atau sekitar Rp38 jutaan melalui skema Battery-as-a-Service (BaaS).

Skema ini memungkinkan konsumen membeli motor tanpa baterai, lalu berlangganan penggunaan baterai secara terpisah.

Secara desain, motor listrik ini tetap mempertahankan DNA klasik khas Royal Enfield, namun dipadukan dengan sentuhan modern. Tampilan retro masih terasa kuat, mulai bentuk bodi hingga garis desain, tetapi diperkaya elemen futuristis yang mencerminkan identitas kendaraan listrik.

Meski detail spesifikasi teknis belum diungkap sepenuhnya, motor ini diposisikan sebagai produk premium di segmen motor listrik. Hal ini terlihat dari strategi harga serta positioning yang tidak bermain di kelas bawah seperti kebanyakan motor listrik di India saat ini.

Langkah Royal Enfield ini juga menunjukkan perubahan arah industri roda dua, di mana pabrikan yang dikenal dengan mesin konvensional kini mulai beralih ke elektrifikasi. Dengan basis penggemar yang kuat di berbagai negara, termasuk Asia dan Eropa, kehadiran motor listrik ini berpotensi menarik perhatian pasar global.

Menariknya, pendekatan BaaS yang ditawarkan juga menjadi solusi untuk menekan harga awal kendaraan listrik, sekaligus menjawab kekhawatiran soal umur pakai baterai.

Model bisnis ini mulai banyak digunakan di industri kendaraan listrik karena dinilai lebih fleksibel bagi konsumen.