CALIFORNIA, AVOLTA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana memperbarui standar lampu kendaraan untuk menyesuaikan regulasi dengan perkembangan teknologi pencahayaan otomotif.
Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi silau lampu, ketinggian pemasangan, hingga arah sorotan lampu depan. Demikian melansir Carscoops, Sabtu (10/10/2026).
Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) mengumumkan rencana peninjauan Federal Motor Vehicle Safety Standard (FMVSS) Nomor 108 pada 6 Oktober 2026. Regulasi tersebut mengatur persyaratan sistem pencahayaan dan perangkat pemantul pada kendaraan bermotor.
Peninjauan ini tidak hanya membahas tingkat kecerahan lampu, tetapi juga mencakup perkembangan teknologi seperti lampu LED, lampu jauh otomatis, sensor cahaya senja, serta sumber cahaya yang dapat diganti.
NHTSA juga akan mengevaluasi pengujian komponen optik berbahan plastik dan lensa pengganti. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian, yaitu sorotan lampu depan yang dapat menyilaukan pengendara dari arah berlawanan. Kondisi tersebut kerap dikeluhkan ketika berhadapan dengan kendaraan berukuran besar, seperti SUV, yang posisi lampunya cenderung lebih tinggi.
Di sisi lain, pencahayaan yang memadai juga penting untuk membantu pengemudi melihat kondisi jalan, pejalan kaki, hewan, maupun rintangan saat berkendara pada malam hari. Karena itu, regulator perlu mencari keseimbangan antara meningkatkan jarak pandang pengemudi dan mengurangi risiko silau bagi pengguna jalan lain.
Sebelumnya, Februari 2022, NHTSA telah mengizinkan penggunaan teknologi adaptive driving beam pada kendaraan baru melalui perubahan standar yang sama. Teknologi ini dapat mengatur distribusi cahaya agar area jalan yang tidak ditempati kendaraan lain tetap mendapatkan penerangan, sementara sorotan ke arah kendaraan lain dikurangi.
Kebutuhan untuk memperbaiki sistem pencahayaan juga terlihat dalam survei American Automobile Association (AAA) yang dirilis pada Maret 2026. Sebanyak 60% pengemudi yang disurvei menganggap silau lampu sebagai masalah saat berkendara pada malam hari.
Dari kelompok yang terdampak, 73% menyebut masalah tersebut memburuk dalam satu dekade terakhir, sedangkan 92% menunjuk lampu kendaraan dari arah berlawanan sebagai sumber utama silau.
Dalam proses peninjauan ini, NHTSA berencana melibatkan hingga 18 pemangku kepentingan melalui mekanisme penyusunan regulasi yang melibatkan berbagai pihak. Batas waktu penyampaian komentar publik dan pengajuan keanggotaan komite ditetapkan pada 9 November 2026.






