Home Cerita GM Siapkan PHEV Baru: Mode EV Bisa Tempuh 113 Km

GM Siapkan PHEV Baru: Mode EV Bisa Tempuh 113 Km

MICHIGAN, AVOLTA – General Motors (GM) mulai mengubah strategi elektrifikasinya dengan melirik teknologi hybrid dan plug-in hybrid (PHEV).

Langkah tersebut dilakukan setelah penjualan kendaraan listrik murni tidak berkembang sesuai harapan, sementara permintaan konsumen terhadap mobil hybrid justru terus meningkat.

Vice President Propulsion Engineering GM, Mike Anderson, mengatakan perusahaan memahami kebutuhan konsumen dan ingin menghadirkan pilihan kendaraan yang sesuai dengan permintaan pasar.

“Kami tahu apa yang mereka inginkan dan kami ingin memberikannya secepat mungkin,” ujar Anderson seperti dikutip Carscoops dari CNBC, Kamis (8/10/2026).

GM sebelumnya lebih agresif mengembangkan kendaraan listrik murni dan hanya memiliki sedikit pilihan kendaraan hybrid di AS. Kondisi tersebut membuat perusahaan tertinggal dari sejumlah rival seperti Toyota, Honda, dan Hyundai yang telah memiliki lebih banyak pilihan kendaraan hybrid.

Menurut laporan AutoForecast Solutions, model plug-in hybrid baru dari GM diperkirakan mulai hadir pada akhir 2027 atau awal 2028. Kendaraan tersebut disebut berpotensi memiliki jarak tempuh listrik sekitar 113 kilometer.

GM sendiri belum mengungkap model mana yang akan menjadi kendaraan PHEV pertamanya di Amerika Serikat. Namun, sejumlah model populer seperti Chevrolet Equinox dan Silverado diperkirakan berpotensi mendapatkan teknologi plug-in hybrid.

Langkah tersebut sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru bagi GM. Chevrolet sudah menjual Equinox PHEV di Cina.

Chevrolet Equinox PHEV versi Tiongkok menggunakan mesin bensin 1,5 liter turbo yang dipadukan dengan motor listrik. Sistem tersebut tersedia dengan pilihan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 16,5 kWh atau 24,4 kWh.

Total tenaga yang dihasilkan mencapai 365 hp atau sekitar 370 PS, dengan torsi maksimum 565 Nm. Akselerasi 0-100 kilometer per jam dapat dicapai dalam waktu sekitar 6,8 detik, sedangkan jarak tempuh murni menggunakan tenaga listrik mencapai 155 kilometer.

Meski mulai kembali mengembangkan hybrid dan PHEV, GM menegaskan bahwa mobil listrik tetap menjadi tujuan jangka panjang perusahaan. Anderson mengatakan perjalanan menuju masa depan kendaraan listrik akan membutuhkan keberagaman teknologi. Artinya, teknologi hybrid dan plug-in hybrid akan menjadi bagian dari masa transisi sebelum kendaraan listrik sepenuhnya menjadi pilihan utama konsumen.