TOKYO, AVOLTA – Honda menghadapi tantangan baru dari produsen mobil Cina yang mampu mengembangkan kendaraan dan teknologi dalam waktu relatif singkat.
Meski demikian, pabrikan asal Jepang tersebut menegaskan tidak ingin mengejar kecepatan pengembangan dengan mengorbankan kualitas dan keandalan produknya. Demikian melansir Carscoops, Rabu (16/9/2026).
Persaingan industri otomotif saat ini tidak hanya terjadi pada desain dan harga. Perkembangan teknologi, terutama perangkat lunak, sistem bantuan pengemudi atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), serta fitur konektivitas, berlangsung semakin cepat.
Honda mengakui perubahan tersebut membuat produsen otomotif harus bergerak lebih cepat. Namun, perusahaan tetap ingin mempertahankan karakter yang selama ini menjadi bagian dari identitasnya, termasuk kualitas dan kepercayaan konsumen.
Presiden sekaligus CEO American Honda, Eiji Fujimura, mengatakan perusahaan harus mampu bersaing dengan produsen dari Tiongkok dan India dalam pengembangan perangkat lunak maupun ADAS. Namun, langkah tersebut tetap harus disesuaikan dengan karakter Honda.
“Perubahan teknologi, terutama dalam hal perangkat lunak, berlangsung sangat cepat saat ini. Tentu kami harus bersaing dengan Cina dan India dalam hal perangkat lunak, ADAS, dan sebagainya. Namun untuk bersaing dengan mereka, pertama-tama kami harus berpikir, siapa Honda?” ujar Fujimura.
Menurut Fujimura, Honda tidak ingin mempercepat proses pengembangan jika hal tersebut membuat standar kualitas kendaraan menjadi terabaikan. Setiap tahapan pengembangan harus dipastikan memenuhi standar sebelum dilanjutkan ke proses berikutnya.
Pendekatan tersebut menjadi semakin penting karena mobil modern kini memiliki semakin banyak teknologi. Ketergantungan terhadap perangkat lunak dan komponen elektronik juga membuat potensi masalah tidak hanya berasal dari sisi mekanis, tetapi juga sistem digital kendaraan.
Executive Vice President Honda Motor Noriya Kaihara mengatakan perusahaan memiliki divisi kualitas yang berdiri terpisah dari departemen lainnya. Dengan struktur tersebut, setiap teknologi baru yang dikembangkan Honda harus melalui pemeriksaan dari divisi tersebut sebelum digunakan.
“Departemen kualitas sepenuhnya terpisah dari departemen lain. Artinya, kualitas selalu menjadi perhatian utama Honda. Setiap teknologi baru harus melalui departemen tersebut,” kata Kaihara.








