Home Cerita SPK Tembus 1.300 Unit, Suzuki XL7 Mulai Dikirim ke Garasi Konsumen

SPK Tembus 1.300 Unit, Suzuki XL7 Mulai Dikirim ke Garasi Konsumen

JAKARTA, AVOLTA – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mulai menyerahkan unit XL7 terbaru, kepada konsumen di Indonesia pada 15 Agustus 2026. Seremoni yang digelar di Pullman Hotel Jakarta tersebut, menjadi penanda dimulainya distribusi SUV tujuh penumpang jenama berlambang huruf S ini, setelah resmi diperkenalkan pada 29 Juli 2026, bertepatan dengan GIIAS 2026.

Sebanyak 26 konsumen dari wilayah Jabodetabek menerima penyerahan kunci secara simbolis. Momen ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi Suzuki, kepada pelanggan yang telah memilih XL7, yang merupakan salah satu produk kendaraan buatan dalam negeri.

Respons positif juga terlihat dari angka pemesanan yang berhasil dikantongi Suzuki. Dalam kurun 16 hari sejak diperkenalkan, XL7 terbaru telah mencatat Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) lebih dari 1.300 unit.

“Dalam 16 hari sejak diperkenalkan, Suzuki XL7 terbaru telah mencatat total pemesanan (SPK) lebih dari 1.300 unit,” ujar Donny Saputra, Deputy Managing Director PT SIS.

“Bagi Suzuki, capaian ini menjadi awal yang berarti sekaligus menunjukkan penerimaan konsumen terhadap XL7 sebagai kendaraan yang dapat mendukung kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia,” tambah Donny.

Sebagai SUV keluarga, Suzuki XL7 terbaru hadir dengan sejumlah pembaruan, mulai dari desain eksterior, kabin, sistem hiburan, hingga fitur keselamatan. Mobil ini tetap mengandalkan mesin bensin K15B berkapasitas 1.462 cc yang tersedia dengan pilihan transmisi manual dan otomatis.

Sementara itu, New Alpha Hybrid dan New Beta Hybrid sudah dibekali teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), untuk memberikan perpaduan performa dan efisiensi bahan bakar.

Suzuki menawarkan XL7 dalam tiga varian, yakni New Alpha Hybrid, New Beta Hybrid, dan New Zeta. Harga termurahnya mulai Rp274,3 juta untuk XL7 New Zeta M/T, sedangkan varian tertinggi XL7 New Alpha Hybrid A/T two-tone dibanderol Rp329,7 juta, seluruhnya berstatus on the road (OTR) DKI Jakarta.