Home Cerita Penjualan Mobil Listrik Tekuk Mobil Bensin di Inggris

Penjualan Mobil Listrik Tekuk Mobil Bensin di Inggris

LONDON, AVOLTA – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, penjualan mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) di Inggris, berhasil melampaui mobil bermesin bensin dalam periode satu tahun penuh.

Capaian ini, seperti dilansir ArenaEV, Selasa (30/6/2026), menjadi tonggak penting bagi industri otomotif Inggris, sekaligus menunjukkan semakin kuatnya pergeseran minat konsumen menuju kendaraan tanpa emisi.

Berdasarkan analisis terbaru terhadap data registrasi kendaraan, sebanyak 516.490 mobil listrik terjual di Inggris selama periode 12 bulan yang berakhir pada Mei 2026. Jumlah tersebut melampaui penjualan mobil bensin yang tercatat 504.010 unit pada periode yang sama.

Kondisi ini menjadi kali pertama mobil listrik mempertahankan keunggulannya atas mobil berbahan bakar bensin dalam hitungan tahunan, bukan hanya pada bulan-bulan tertentu.

Jika melihat data bulanan, tren tersebut terlihat semakin jelas. Sepanjang Mei 2026, penjualan mobil listrik meningkat 34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu hingga mencapai 43.931 unit. Sebaliknya, penjualan mobil bensin turun 14% menjadi 35.068 unit.

Meski demikian, mobil hybrid masih menjadi jenis kendaraan dengan volume penjualan terbesar di Inggris. Pada Mei 2026, penjualannya tembus 56.321 unit, meskipun pertumbuhannya hanya sekitar 2% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, penjualan plug-in hybrid (PHEV) juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan 24% menjadi 22.167 unit.

Pencapaian tersebut hadir di tengah perdebatan mengenai kebijakan Zero Emission Vehicle (ZEV) Mandate yang diterapkan pemerintah Inggris. Sejumlah produsen otomotif dan serikat pekerja sebelumnya menilai target penjualan kendaraan nol emisi terlalu ambisius dan sulit dipenuhi.

Namun, data terbaru justru menunjukkan bahwa industri mampu melampaui target yang ditetapkan, seiring meningkatnya permintaan terhadap mobil listrik.

Fenomena ini juga sejalan dengan tren global. Setelah Uni Eropa lebih dulu mencatat penjualan mobil listrik bulanan yang melampaui mobil bensin pada akhir 2025, kini Inggris berhasil mempertahankan keunggulan tersebut selama periode 12 bulan penuh.

Sementara itu, menurut proyeksi International Energy Agency, penjualan mobil listrik dunia diperkirakan masih akan tumbuh sekitar 15% sepanjang 2026 setelah meningkat 20% pada 2025.