BEIJING, AVOLTA – Hyundai resmi merilis Ioniq V Fastback untuk pasar Cina. Mobil listrik terbaru hasil kerjasama Beijing Hyundai ini dibekali baterai berkapasitas 66,8 kWh dan mampu menempuh jarak hingga 620 km, berdasarkan siklus pengujian CLTC.
Untuk varian jarak jauh, Hyundai memasangkan motor listrik bertenaga 168 kW atau setara 225 hp. Sementara itu, versi standar menggunakan motor listrik 140 kW atau sekitar 188 hp yang dipadukan dengan baterai LFP 53,5 kWh.
Varian entry-level tersebut menawarkan jarak tempuh antara 520 hingga 540 km dalam kondisi CLTC. Demikian melansir CarnewsChina, Rabu (17/6/2026).
Secara dimensi, Ioniq V Fastback memiliki panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi 1.470 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 2.900 mm. Desainnya mengusung siluet fastback dengan garis kap mesin yang menyatu dengan kaca depan, menciptakan profil yang lebih ramping dan aerodinamis.
Masuk ke kabin, Hyundai menyematkan layar berukuran 27 inci yang menggabungkan panel instrumen dan sistem hiburan. Mobil ini juga telah didukung sistem bantuan berkendara hasil pengembangan Momenta serta arsitektur kelistrikan 800 volt yang memungkinkan proses pengisian daya cepat.
Menariknya, Hyundai juga telah mengonfirmasi bahwa Ioniq V tidak hanya akan hadir dalam versi listrik murni. Di masa depan, model ini bakal tersedia dengan teknologi EREV (Extended Range Electric Vehicle), yang memadukan motor listrik dengan mesin pembakaran internal sebagai generator untuk memperpanjang jarak tempuh.
Model ini pertama kali tampil di ajang Beijing Auto Show 2026 sebagai bagian dari strategi Hyundai untuk memperkuat kembali posisinya di pasar otomotif terbesar di dunia.
Ioniq V Fastback menjadi salah satu produk utama dalam rencana Hyundai dan BAIC yang menargetkan peluncuran 20 model baru dalam lima tahun ke depan.






