SHENZHEN, AVOLTA – BYD kembali menunjukkan kemampuan rekayasa teknologinya melalui SUV mewah Yangwang U8L. Pabrikan asal Cina ini mengungkap detail terbaru rangka aluminium one-piece yang digunakan pada model flagship itu.
Struktur baru tersebut tidak hanya lebih ringan, tetapi juga berhasil melewati pengujian ekstrem dengan beban angkat hingga 12 ton. Demikian melansir CarNewsChina, Rabu (3/6/2026).
Pengembangan rangka tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak 2023. BYD bekerjasama dengan Hantek, perusahaan yang memiliki pengalaman di sektor kedirgantaraan, untuk menciptakan mesin casting terintegrasi berukuran sangat besar.
Hasilnya, struktur rangka aluminium cor satu bagian yang diklaim menjadi yang pertama di dunia untuk kendaraan berukuran besar dengan teknologi low-pressure casting.
Rangka tersebut memiliki area casting terintegrasi seluas 4,2 meter persegi dengan ketebalan material yang bervariasi mulai dari 4 mm hingga 50 mm. Proses pembuatannya disebut sangat rumit karena perbedaan ketebalan yang ekstrem sebelumnya dianggap sulit diwujudkan menggunakan metode pengecoran otomotif konvensional.
Dalam proses pengembangannya, tim insinyur BYD sempat mengevaluasi berbagai material seperti baja berkekuatan tinggi, baja hot-formed, hingga paduan titanium. Namun pada akhirnya aluminium dipilih karena dinilai mampu memberikan kombinasi terbaik antara bobot ringan, kekuatan struktural, ketahanan korosi, dan daya tahan jangka panjang.
Salah satu keuntungan terbesar dari desain baru ini, yakni penyederhanaan struktur kendaraan. Jumlah komponen berhasil dipangkas dari 251 bagian menjadi hanya 119 bagian. Bahkan sebanyak 67 komponen pada area rangka belakang digabung menjadi satu struktur cor utuh.
Panjang sambungan las juga berkurang drastis dari sekitar 100 meter menjadi hanya 9 meter sehingga potensi titik lemah akibat deformasi maupun kelelahan material dapat ditekan secara signifikan.
BYD juga menerapkan teknik perakitan yang terinspirasi dari industri pesawat terbang, termasuk penggunaan metode cold joining seperti baut dan rivet untuk mengurangi area yang terpengaruh panas akibat proses pengelasan.
Perusahaan mengklaim performa pada titik sambungan utama meningkat lebih dari empat kali lipat dibanding tahap pengembangan sebelumnya, sementara kekuatan tariknya meningkat lebih dari dua kali lipat.
Hasil akhirnya cukup impresif. Struktur baru tersebut mampu memangkas bobot kendaraan hingga 56 kilogram sekaligus meningkatkan kekakuan bodi secara signifikan. BYD menyebut Yangwang U8L menjadi kendaraan pertama di industri yang berhasil lolos uji pengangkatan 12 ton menggunakan struktur rangka terintegrasi seperti ini. Selain itu, kekakuan torsionalnya diklaim lebih dari 50 persen lebih baik dibanding model sekelas.



