
JAKARTA, AVOLTA – Geely kembali memperkuat lini kendaraan listriknya, dengan menghadirkan versi terbaru dari Galaxy A7 di pasar Cina. Sedan listrik ini hadir sebagai model menengah yang menggabungkan desain modern dengan teknologi elektrifikasi terkini, sekaligus menawarkan efisiensi tinggi untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Secara tampilan, Geely Galaxy A7 masih mempertahankan bahasa desain khas keluarga Galaxy dengan sentuhan futuristis. Perubahan minor terlihat pada beberapa detail eksterior, termasuk penyegaran pada bagian roda dan area bumper, yang membuat tampilannya semakin segar tanpa menghilangkan karakter elegan khas sedan listrik premium.
Masuk ke kabin, nuansa minimalis tetap menjadi daya tarik utama. Mobil ini dibekali panel instrumen digital berukuran 10,25 inci serta layar infotainment besar 15,4 inci yang sudah terintegrasi dengan sistem Flyme Auto. Sistem ini mendukung berbagai fitur konektivitas pintar, termasuk interaksi berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan pengalaman berkendara lebih intuitif.
Sektor performa, Galaxy A7 EV mengandalkan motor listrik tunggal berkekuatan 160 kW atau setara sekitar 215 hp. Tenaga tersebut diklaim mampu membawa sedan ini berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar 7,4 detik, menjadikannya cukup responsif di kelasnya.
Sumber energinya berasal dari baterai lithium iron phosphate (LFP) dengan dua pilihan kapasitas, yakni 49,52 kWh dan 58,05 kWh. Varian dengan baterai terbesar mampu menempuh jarak hingga 550 km berdasarkan pengujian CLTC, sementara versi di bawahnya memiliki jangkauan sekitar 470 km.
Soal harga, Geely menawarkan Galaxy A7 EV dengan banderol yang cukup kompetitif di pasar domestik. Model ini dijual mulai 112.800 yuan atau sekitar Rp283 jutaan, hingga 119.800 yuan yang setara kurang lebih Rp301 jutaan.






