Home Cerita Soal Mobil Hidrogen, Gaikindo Bilang Jangan Lompat Terlalu Jauh

Soal Mobil Hidrogen, Gaikindo Bilang Jangan Lompat Terlalu Jauh

6
0
Toyota Bangun Pabrik Sel Hidrogen di AS (AsiaNikkei)

JAKARTA, AVOLTA – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memberikan masukan kepada pemerintah, untuk tetap fokus kepada upaya pengembangan biofuel. Hal tersebut, tentu saja untuk menanggapi, upaya mengembangkan teknologi hidrogen di Tanah Air, yang direncanakan untuk mendapatkan insentif.

“Untuk saat ini fokus yang sudah teruji, kalau tujuannya mau nol emisi, untuk mencapai itu jangan lompat terlalu jauh ke hidrogen, karena itu memerlukan teknologi yang berbeda,” ujar Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, dikutip dari Antara, Selasa (22/4/2025).

Lanjut Kukuh, terkait pengembangan mobil hidrogen, memang membutuhkan dukungan sumber daya, teknologi, dan infrastruktur, yang saat ini masih jauh dari kata siap.

“Perlu kajian yang menyeluruh, jangan sampai nanti kita mendorong orang (investor) masuk ke sini, tapi kemudian pasokan hidrogennya tidak ada,” tambahnya.

Sementara itu, Kukuh juga menegaskan, pemerintah seharusnya belajar dari pengembangan gas alam terkompresi (Compressed Natural Gas/CNG) dan gas alam cair (Liquified Natural Gas/LNG) untuk armada bus dan truk yang akhirnya terhenti karena tidak ada kesinambungan pasokan.

Selain itu, pemerintah lebih baik mengikuti peta jalan terkait pencapaian target emisi karbon nol pada 2060. Selain itu, peta jalan menuju emisi karbon nol sendiri, mencakup peningkatan penggunaan bahan bakar dari sumber organik atau biofuel seperti biodiesel B40 dan bioetanol E5.

“alau kita mau menuju BEV (Battery Electric Vehicle), itu ada pilihannya. Misalnya, sebelum sampai ke elektrik, dari bahan bakar konvensional saja kita bisa kembangkan ada biofuel, ada biodiesel, ada bioetanol,” tukasnya.