GAC Aion Pilih Indonesia Jadi Basis EV Kedua ASEAN

GAC Aion LX-Plus Range, salah satu SUV andalan. (GAC)
JAKARTA, AVOLTA – GAC Aion telah memilih Indonesia sebagai negara kedua, setelah Thailand untuk menjadi tempat perakitan mobil listrik. Hal tersebut, ditandai dengan prosesi penandatangan kerja sama GAC Aion New Energy Automobile dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk.
Pabrikan asal Cina ini, memang tengah mempercepat strategi globalisasi, khususnya di pasar kendaraan listrik.
“Sebuah inovasi teknologi kendaraan dengan energi baru merupakan hal utama yang dikembangkan GAC Aion untuk Indonesia. Teknologi yang dihadirkan berupa mobil listrik (Electric Vehicle) dan menjadi kendaraan terhubung yang cerdas (Intelligent Connected Vehicle),” tulis perusahaan dalam keterngan resmi, Senin (22/4/2024).
GAC Aion berhasil membuka dan memimpin pola baru sebagai mobil berkualitas tinggi dengan energi baru di pasar luar negeri, khususnya Asia Tenggara. Hal ini yang menjadikan merek khusus kendaraan listrik milik GAC Group, menjadi tulang punggung untuk pasar mobil Tiongkok di luar negeri.
Sementara itu, di pasar ASEAN, GAC Aion mengklaim telah mencapai kesuksesan yang cukup signifikan di Thailand, Malaysia, Singapura, Kamboja, Vietnam dan Filipina. Sedangkan GAC Aion juga sudah berinvestasi dan membangun basis manufaktur luar negeri pertamanya di Thailand.
Dengan posisi pabrik ganda di Indonesia dan Thailand yang strategis, GAC AION akan berbagi hasil modernisasi pembangunan di Cina.
Sebagai informasi, GAC Group (Guangzhou Automobile Group Co., Ltd) sendiri merupakan perusahaan besar dan grup otomotif dengan rantai industri terlengkap di Cina. Perusahaan ini memiliki empat merek mobil penumpang utama, seperti GAC Toyota, GAC Honda, GAC Motor dan GAC Aion.
