Soal Mobil Listrik, Indonesia Bisa Kalahkan Thailand

Toyota Bawa Platform Mobil Listrik Baru ke Japan Mobility Show 2023 (Toyota Global)
JAKARTA, AVOLTA – Bicara mengenai kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) antara Indonesia dan Thailand, kini lebih unggul negeri Gajah Putih. Mulai penjualan, pemberian insentif, hingga ekosistem punya kapasitas lebih.
Mengutip asia.nikkei.com, Selasa (30/5/2023), Indonesia berpotensi mengungguli Thailand dalam industri kendaraan listrik. Sebab, Indonesia memiliki cadangan bahan baku kendaraan listrik, nikel terbesar di dunia.
Bahkan, keunggulan itu menjadi modal Presiden Joko Widodo (Jokowi) melobi para pemimpin negara di acara KTT G7 di Jepang untuk berinvestasi terkait EV di Indonesia.
Sebaliknya, berbeda dengan Indonesia yang gencar mempromosikan negaranya untuk menggaet investasi kendaraan listrik, Thailand justru lagi sibuk membentuk pemerintahan baru.

Wuling Air EV tampil beda dengan livery Polisi. (Avolta)
Faktornya bukan cuma itu, dari sisi produksi mobil Thailand terus menurun sejak puncak 2,45 juta kendaraan pada 2013, turun menjadi 1,88 juta pada 2022, atau turun 23 persen. Penurunan tersebut dipicu oleh perpindahan produksi ke luar negeri, yang sebagian bersumber dari banjir besar di tahun 2010-an.
Sementara produksi di Indonesia meningkat lebih dari 30% dalam rentang waktu yang sama, mencapai 1,47 juta unit pada tahun 2022, mendekati 80% produksi Thailand pada tahun tersebut.
Melihat potensi yang dimiliki, maka Indonesia di masa mendatang disebut bisa lebih unggul dari Thailand soal kendaraan listrik. Apalagi para investor sekarang mulai berdatangan dan dipastikan akan bertambah lagi ke depannya.
