Toyota Umumkan Potensi Kebocoran 290.000 Data Pelanggan

T Connect, layanan telematika andalan Toyota buat pelanggan. (toyota)
NEW YORK, AVOLTA – Toyota Motor Corp mengatakan telah menemukan sekitar 296 ribu ribu informasi pelanggan dari layanan T-Connect mungkin telah bocor.
Raksasa otomotif asal Jepang ini mengatakan sebanyak 296.019 alamat email dan nomor pelanggan yang menggunakan T-Connect berpotensi bocor. Pelanggan yang terpengaruh, adalah individu yang mendaftar ke situs web layanan menggunakan alamat email sejak Juli 2017.
Disitat dari Reuters, Sabtu (8/10/2022), berdasarkan penyelidikan pakar keamanan, akses pihak ketiga tidak dapat dikonfirmasi dari riwayat akses server data tempat informasi disimpan. Pada saat yang sama, perusahaan menyampaikan bahwa akses pihak ketiga tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan.

T-Connect Toyota disebut terjadi potensi kebocoran data konsumen. (Toyota)
Sementara itu, Toyota mengklaim tidak ada kebocoran informasi pribadi pengguna yang sensitif seperti nama, nomor telepon, atau informasi kartu kredit.
Pabrikan berlambang lima oval ini tidak mengkonfirmasi kasus informasi yang disalahgunakan, namun memberikan peringatan bahwa ada kemungkinan terjadi spamming, penipuan phishing, dan pesan email yang tidak diminta dikirim ke alamat email pengguna.
Toyota juga menyampaikan, kontraktor yang mengembangkan T-Connect secara tidak sengaja mengunggah bagian dari kode sumber dengan pengaturan publik dari Desember 2017 hingga 15 September 2022.
