Perusahaan Jerman Genjot Produksi Mikrocip di Batam

Ilustrasi cip semikonduktor pada produksi otomotif. (Techfor.id)

JAKARTA, AVOLTA – Setelah pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Bogor, pekan lalu, akhirnya perusahaan asal Jerman mau berinvestasi produksi mikrocip di Indonesia.

Berdasarkan informasi yang diungkapkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, perusahaan teknologi asal Jerman, yakni PT Infineon Technologies Batam bakal meningkatkan investasi untuk pengembangan dan produksi mikrocip semikonduktor di Indonesia.

Menurut Agus, Infineon Technologies Batam akan meningkatkan investasinya sebesar 35,37 juta euro atau setara dengan Rp 569,3 miliar, untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga 65 juta per minggu hingga 2025.

“Tentunya kami melihat permintaan semikonduktor yang meningkat ini merupakan peluang investasi yang strategis. Indonesia perlu merebut peluang tersebut,” ungkap Agus belum lama ini di Jakarta.

Agus menjelaska, investasi tersebut tentunya akan bertambah menjadi 83,57 juta euro atau setara dengan Rp 1,3 triliun untuk memenuhi kapasitas produksi hingga 150 juta per minggu sampai 2030.

Sementara saat ini, perusaah asal Jerman ini di Batam memiliki kapasitas produksi 22 juta per minggu.

“Adanya perkembangan perangkat telekomunikasi dan otomotif, khususnya kendaraan listrik, serta digitalisasi di banyak sektor, juga semakin membuka kesempatan bagi industri semikonduktor,” ujar dia.

CATEGORIES
TAGS