Penjualan Turun, Ekspor CBU Indonesia Ikut Amblas

Kijang Innova juga tetap menjadi andalan ekspor Toyota selain Fortuner. (TMMIN)

JAKARTA, AVOLTA – Penjualan mobil pada Mei 2022 mengalami penurunan yang cukup signifikan. Kondisi serupa juga terjadi di sektor pengiriman kendaraan ke luar negeri alias ekspor CBU, yang juga amblas pada bulan kelima tahun ini.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), jumlah mobil yang diekspor secara utuh atau completely built-up (CBU) sepanjang Mei 2022 sebesar 26.405 unit.

Angka tersebut, turun 27% dibanding bulan sebelumnya yang mencapau 36.211 unit.

Sementara itu, berdasarkan merek yang menjadi penyumbang ekpsor mobil asal Indonesia, masih didominasi oleh Jepang. Namun, merek asal Korea Selatan, Hyundai tercatat mulai bersaing dengan jenama Negeri Matahari Terbit.

Ekspor Toyota produksi PT Astra Daihatsu Motor menjadi yang terbesar dengan mengirim  9.265 unit. Toyota buatan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menjadi pabrikan kedua yang menyumbang ekspor secara nasional, dengan mampu mengirim sebanyak 6.369 unit.

Suzuki berada di posisi ketiga, dengan ekspor sebanyak 4.282 unit, dan Hyundai berhasil menempati posisi keempat dengan mengirim sebanyak 3.099 unit.

Posisi kelima ada Mitsubishi Motors dengan mampu mengirim sebanyak 2.360 unit.

CATEGORIES
TAGS