Gaikindo Mau Sowan ke Pemerintah Bahas Krisis Cip

Ilustrasi penggunaan cip semikonduktor pada Honda Brio. (HPM)

JAKARTA, AVOLTA – Krisis cip semikonduktor masih melanda industri otomotif global, termasuk Indonesia. Alhasil, produsen mobil dan juga sepeda motor mengalami kendala produksi dan imbasnya konsumen harus menunggu lama alias inden.

Melihat kondisi seperti itu, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berencana bertemu lagi dengan pemerintah untuk membahas permasalahan ini. Tujuannya, agar segera teratasi atau normal lagi.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menjelaskan mikrocip yang langka dan berdampak pada terbatasnya produksi kendaraan sebenarnya sudah di luar ranah organisasi.

“Ini sering kami sampaikan juga. Kita bisa bikin mobil tapi kalau semikonduktornya tidak ada, ya mobilnya tidak jalan. Oleh karena itu, pentingnya kita juga punya industri komponen yang harus memadai,” ungkap Kukuh seperti dikutip laman Bisnis.com, Sabtu (18/6/2022).

Menurut Kukuh, isu tersebut sering disampaikan kepada pemerintah. Alasannya, semikonduktor menjadi komponen penting dalam memproduksi kendaraan bermotor.

Beberapa waktu lalu, Gaikindo dan juga para pemangku kepentingan serta pelaku usaha yang hadir, berharap bahwa Indonesia bisa memproduksi sendiri cip semikonduktor. Bahkan ke depannya bukan cuma untuk otomotif, tapi industri elektronik juga membutuhkan.

“Tapi kan yang perlu didorong adalah semikonduktor dan itu di luar ranah kami. Kami hanya ingin menyampaikan bahwa semikonduktor penting untuk di dalam negeri,” kata Kukuh.

CATEGORIES
TAGS