Hasil Tes Uji Tabrak Hyundai Creta, Cuma Bintang 3

Hyundai Creta uji tabrak (Ist)

NEW DELHI, AVOLTA – Hyundai Creta menjadi salah satu mobil yang laris di pasaran. Bahkan di Indonesia, sport utility vehicle (SUV) baru asal Korea Selatan ini, berhasil memimpin di segmennya, pada penjualan Februari 2022 dengan penjualan sebanyak 1.265 unit secara retail (diler ke konsumen).

Hyundai Creta sendiri, dibekali banyak fitur canggih, termasuk dari segi keselamatan. Lalu, bagaimana dengan tingkat keamanan mobil ini?

Dilansir autocarindia.com, ditulis Rabu (20/4/2022), Global New Car Assessment Programme (NCAP) baru merilis hasil uji tabrak Hyundai Creta. Mobil yang dites, adalah tipe termurah buatan Indonesia.

Secara standar, mobil ini hanya dipasangkan sepasang airbags untuk penumpang depan dan kursi belum ISOFIX.

Uji tabrak dilakukan secara offset, yaitu sisi kanan depan menghantam tembok buatan Global NCAP dengan kecepatan 64 Kph. Hasilnya, Hyundai Creta buatan Negeri Bollywood ini meraih bintang tiga.

Bagian kaki-kaki Hyundai Creta dinyatakan tidak stabil, dan tidak akan sanggup jika mengalami kecelakaan yang lebih parah. Sementara itu, model ini meraih nilai delapan dari total keseluruhan 17 poin untuk keselamatan orang dewasa.

Hyundai Creta meluncur di GIIAS 2021, November lalu. (Otosia)

Dari hasil uji tabrak tersebut, juga didapat hasil tingkat keselamatan yang cukup baik untuk bagian kepala hingga dada penumpang.

Sedangkan bagian yang dikhawatirkan, adalah paha pengemudi, yang meskipun mendapatkan nilai cukup, tapi bisa lebih parah karena terkena bagian struktur berbahaya dari belakang dasbor Hyundai Creta.

Sementara untuk keselamatan anak, Hyundai Creta mendapatkan bintang 3. Bagian paling disorot, adalah belum adanya ISOFIX, sehingga sabuk pengaman bawaan mobil ini tidak bisa menahan gerakan kepala yang berlebih dan perlindungan dada yang lemah ketika terjadi tabrakan untuk anak di bawah 3 tahun yang duduk menghadap ke depan.

CATEGORIES
TAGS