Sinyal Kuat Wuling Mini EV Segera Dijual di RI

Baojun Kiwi, mobil listrik Cina yang dipamerkan di GIIAS 2019 oleh Wuling Motors. (GMauthority)

JAKARTA, AVOLTA – Mobil listrik baterai Wuling Hongguang Mini EV memang sudah direncanakan akan masuk pasar Indonesia.

Kini, sinyal kuat kehadiran mobil listrik Cina terlaris ini semakin kuat, karena patennya sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

Dilansir dari data berita resmi desain industri Kemenkumham, mobil yang bakal menggunakan platform Global Small Electric Vehicle (GSEV) ini sudah terdaftar dengan nomor permohonan A00202200021 dan A00202200022. Paten tersebut, diterima pada 7 Januari 2022 dan diumumkan pada 25 Januari 2022.

Paten Wuling Mini EV (Kemenkumham)

Jika dilihat dari nomor yang tertera, ada dua tipe yang didaftarkan oleh SAIC GM Wuling Automobile Co., LTD yang beralamat di 18th Hexi Road, Liunan, Liuzhou, Guangxi, Cina.

Pertama, tipe yang memiliki konfigurasi satu baris tempat duduk dengan kapasitas satu pengemudi dan satu penumpang, jika dilihat dari dimensi kaca jendela di pilar B yang kecil. Sedangkan tipe kedua, adalah dengan dua baris tempat duduk, dengan dimensi kaca di pilar B yang lebih besar.

Baojun Kiwi, platform terbaru mobil listrik Cina, kreasi grup SGMW. (GMauthority)

Seperti diketahui, Wuling memiliki standarisasi komponen utama khusus untuk platform GSEV, yang terdiri dari desain sistem dan sel baterai, motor listrik, dan sistem control electronic. Komponen utama di GSEV ini dapat disesuaikan dengan profil dan preferensi konsumen yang beragam di pasar kendaraan listrik secara global.

Sebagai informasi, platform GSEV sudah hadir dalam enam model yang diluncurkan sejak 2017. Modelnya sendiri, terdiri dari E100, E200, Hongguang Mini EV, Hongguang Mini EV Macaron, KiWi EV, hingga Nano EV.

Tampilan depan Wuling Honggung Mini EV – dok.Chinapev

Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors mengungkapkan, platform ini merupakan langkah selanjutnya dalam persiapan jenama asal Negeri Tirai Bambu ini untuk bersaing di era kendaraan listrik di Indonesia.

Potensi segmen mobil listrik kini semakin besar dengan adanya percepatan elektrifikasi kendaran oleh pemerintah, tren mobil listrik global yang berkembang pesat, dan pengaruh tren tersebut kepada pasar otomotif Indonesia. Selain itu, pengguna mobil listrik bisa menikmati berbagai benefit lainnya yang berbeda,” ucap Danang.

 

CATEGORIES
TAGS