Imbas Curangi Data Emisi, Sertifikasi Mesin Hino Dicabut

Salah satu truk Hino bermesin Hybrid (ist)

JAKARTA, AVOLTA – Hino Motors telah melakukan kecurangan terkait data uji emisi kendaraan komersial di Jepang. Alhasil imbas dari perilaku itu, Kementerian Transportasi Jepang mencabut sertifikasi pada empat mesin Hino.

Keputusan itu juga akan diterapkan pada kendaraan produksi Toyota Motor dan Isuzu Motor yang menggunakan mesin Hino tersebut.

Melansir laman Reuters, Selasa (22/3/2022) Hino telah mengakui melakukan pemalsuan data emisi dan performa efisiensi bahan bakar pada tiga mesin.

Selanjutnya, untuk keempat mesin yang belakangan diketahui performanya tidak sesuai laporan data kendati belum ditemukan bukti kesalahan.

Tentunya kejanggalan tersebut membuat pemerintah Jepang melakukan investigasi khusus. Kementerian Transportasi Jepang diketahui mendatangi langsung kantor Hino di Tokyo pada 7 Maret 2022 setelah pengakuan perusahaan.

Hasilnya, Hino mengakui terdapat 115.000 unit kendaraan yang menggunakan mesin-mesin itu.
Bahkan, Hino bukan satu-satunya produsen Jepang yang melakukan penipuan semacam ini.

Sebagai bukti, pada 2018 pemerintah Jepang mengatakan Mazda, Suzuki, dan Yamaha melakukan pengujian emisi dan efisiensi bahan bakar yang tidak sesuai aturan. Pada 2017, Subaru dan Nissan masuk dalam radar karena alasan serupa.

Tentunya, akurasi klaim produsen soal emisi dan efisiensi bahan bakar menjadi perhatian sejak kasus dieselgate yang dilakukan Volkswagen pada 2015.

CATEGORIES
TAGS