China Bakal Hentikan Subsidi Mobil Listrik

Produksi mobil listrik di Jerman – dok.Carscoops

JAKARTA, AVOLTA – China akan menghentikan subsidi untuk new energy vehicle (NEV), akhir 2022. Sebelum berakhir, sepanjang tahun ini diskon tersebut dipangkas sampai 30 persen dari sebelumnya.

Mengutip Reuters, Jumat (7/1/2022) Kementerian Keuangan China mengatakan kebijakan subsidi NEV 2022 akan berakhir pada 31 Desember 2022. Setelahnya, NEV tidak akan disubsidi oleh negara. Langkah selanjutnya, akan memperketat soal pengawasan masalah keamanan kendaraan elektrifikasi untuk mencegah kecelakaan.

Kendaraan elektrifikasi seperti mobil listrik dan hibrida di China itu sendiri mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan, dari 27,5 juta kendaraan yang dijual sepanjang 2021, Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM) mengungkapkan 5 juta unit merupakan kendaraan listrik dan hibrida.

Kondisi tersebut bahkan diklaim sekaligus menandakan 2021 sebagai tahun pertama pertumbuhan penjualan sejak 2018.

Bahkan, China sudah menetapkan langkah serius untuk terus menghadirkan kendaraan listrik dan hibrida secara luas, dan bertujuan agar sebagian besar mobil dibekali dengan energi bersih pada tahun 2035.

Alasan menghentikan subsidi itu dinilai tepat, mengingat sekaligus menjadi teguran buat para produsen otomotif agar bisa lebih aman lagi dalam memproduksi mobil listrik dan sejenisnya. Dengan begitu, konsumen pun akan merasa lebih aman dan nyaman ketika mengemudikan mobil listrik.

CATEGORIES
TAGS