Tanpa Motor Listrik, Penjualan Motor Baru Tembus 5,6 Juta

Suasana produksi motor di pabrik AHM. (AHM)

JAKARTA, AVOLTA – Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) sudah percaya diri menetapkan target penjualan motor baru pada tahun 2023, yaitu sebanyak 5,6 juta unit. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan 5-9 persen dibandingkan tahun ini.

Hanya saja, ketika menyebutkan target tersebut AISI tidak menyingggung adanya pertumbuhan motor listrik di pasar roda dua nasional.

Perlu diketahui juga, bahwa sampai saat ini belum ada anggota AISI yang sudah berjualan motor listrik di Indonesia. Anggotanya, terdiri dari Honda, Kawasaki, Suzuki, TVS, dan Yamaha. Merek-merek dominan Jepang ini menguasai pasar lokal Indonesia, rata-rata 6 juta unit per tahun.

“Sebanyak 5,4 juta sampai 5,6 juta unit sepeda motor tahun depan, kami proyeksikan naik 5-9 persen. Kami tidak perlu takut dengan kondisi pasar,” ungkap Sekretaris Jenderal AISI Hari Budianto dalam acara diskusi secara virtual di Jakarta belum lama ini.

Sepanjang tahun 2021, AISI mencatatkan penjualan motor mencapai 5.057.516 unit. Angkat tersebut meningkat 38 persen dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai 3.660.616 unit.

Sementara pada tahun ini, selama semester I 2022, AISI mencatatkan penjualan motor nasional sudah tembus 2.246.627 unit. Angka tersebut terkoreksi 0,08 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu, sebanyak 2.450.008 unit.

Selanjutnya, hingga akhir tahun 2022 ini, AISI optimistis penjualan motor baru bisa tembus 5,4 juta unit.

CATEGORIES
TAGS