
JAKARTA, AVOLTA – Upaya mendukung kebijakan pemerintah tentang percepatan penggunaan kendaraan listrik, Universitas Indonesia (UI) pun akhirnya mulai berperan. Salah satu yang dilakukan, yaitu akan membatasi akses masuk kendaraan selain kendaraan listrik alias electric vehicle (EV).
Informasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Rektor bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Aset Universitas Indonesia (UI) Dedi Priadi. Menurut dia, pihaknya bakal menerapkan kebijakan kampus hijau dengan membatasi akses masuk ke area UI bagi kendaraan selain listrik.
“Hasil penilaian Green Metric UI, kekurangan kami adalah tata kelola parkir mobil. Jadi kami ingin nanti mobil-mobil yang berbahan bakar minyak tidak boleh masuk. Kita kumpulkan, nanti kita bangun parkir di satu tempat khusus, nah yang boleh masuk ke area kampus itu hanya mobil-mobil listrik,” ujar Dedi belum lama ini di Jakarta.
Dedi menjelaskan, dengan diterapkan kebijakan ini amaka dapat mewujudkan lingkungan UI yang mendukung gaya hidup sehat, mengingat setiap tahun UI secara konsisten menyelenggarakan UI Half Marathon, termasuk pada tahun 2024 ini.
Saat ini pengelola sedang melakukan pembangunan parkir khusus dan penerapan kendaraan listrik untuk masuk ke area kampus UI.
“Jadi kami tinggal bikin parkirnya saja, cari investor untuk kerja sama. Target mestinya tahun ini, investor sudah ada, hanya saja ini kan sedang pergantian rektor, mungkin tahun depan,” tutur Dedi.





