Home Cerita Indonesia-Vietnam Mesra, Mau Kolabs Kendaraan Listrik

Indonesia-Vietnam Mesra, Mau Kolabs Kendaraan Listrik

3
0

JAKARTA, AVOLTA – Kerja sama bilateral Indonesia dan Vietnam terus diperkuat, termasuk dalam sektor industri. Kolaborasi kedua negara ini, diharapkan mendorong peningkatan investasi baru yang berujung pada pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Komitmen itu tertuang dalam pertemuan antara Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam Nguyen Hong Dien di Hanoi, Kamis (11/1).

Kegiatan tersebut, dalam rangkaian agenda Menperin Agus mendampingi Presiden RI Joko Widodo pada kunjungan kenegaraan di Vietnam.

“Vietnam adalah salah satu negara mitra dagang utama bagi Indonesia. Secara keseluruhan total perdagangan Indonesia dan Vietnam terus mengalami peningkatan. Pada 2022, nilai perdagangan kedua negara sebesar USD13,3 miliar,” ujar Menperin Agus dalam keterangan resmi, ditulis Senin (15/1/2024).

Pada pertemuan kedua menteri tersebut, Menperin menyampaikan, pada 2023 Indonesia sukses menjadi tuan rumah pada Keketuaan ASEAN dengan mengusung tema Epicentrum of Growth. Salah satu kesepakatan yang telah dicapai, yakni pembentukan task force yang bertugas untuk meningkatkan penurunan karbon dan good regulatory practice (GRP).

“Kami mengusulkan perlunya kerja sama pengembangan ekosistem industri baik secara bilateral ataupun melalui wadah ASEAN,” ujarnya.

Menperindag Nguyen Hong Dien menyambut baik usulan Menperin Agus untuk melakukan kerja sama bidang industri karena Vietnam perlu banyak belajar dari Indonesia. Vietnam pun mengapresiasi Keketuaan ASEAN Indonesia pada tahun 2023 yang menghasilkan banyak prioritas pengembangan ekonomi, termasuk di sektor industri.

“Kami akan menjalin kerja sama industri yang dilakukan secara bilateral dan setelahnya dapat diperluas di tingkat ASEAN,” ujarnya.

Vietnam juga mengusulkan kerja sama di bidang teknologi digital, semikonduktor, dan hilirisasi sumber daya alam (SDA). Apalagi kedua negara memiliki SDA melimpah seperti nikel di Indonesia dan tanah jarang di Vietnam, yang sangat diperlukan dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here