Ulik Fitur Canggih V2L pada Mobil Listrik BYD M6

BANDUNG, AVOLTA – Mobil listrik BYD M6 langsung mendapatkan tempat di hati konsumen Indonesia. Terbukti dari hasil SPK di GIIAS 2024, 50 persennya disumbangkan oleh MPV listrik berbanderol Rp 379 juta sampai Rp 429 jutaan ini.

Daya tariknya bukan cuma harga murah, tapi M6 juga dibekali dengan banyak fitur modern, salah satunya Vehicle to Load (V2L).

Keunggulan fitur ini adalah bisa mengubah arus dari baterai ke arus listrik rumahan 220 volt. Cara pakainya juga cukup mudah, hanya tinggal colokkan adaptor VtoL ke port charging yang ada di sisi kanan mobil, listrik pun siap dipakai.

Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia mengatakan, bahwa baterai yang bisa digunakan untuk fitur ini sampai 15%, sehingga cukup optimal digunakan dalam kondisi darurat.

“Di BYD M6 untuk VtoL bisa dipakai sampai baterai 15%, daya maksimal bisa sampai 2.200 watt,” ujar Bobby di Bandung belum lama ini.

Bobby menjelaskan, dari sisa baterai yang dipakai dari kapasitas 71,8 kWh masih bisa membawa mobil ini untuk diisi daya kembali, sehingga fitur ini bekerja dengan sangat efektif.

“15% dari 71,8 kWh sekitar 10,5 kWh, jadi bisa jalan sekitar 50 kilometeran lagi,” tutur Bobby.

CATEGORIES
TAGS