Teknologi Otonom Tesla FSD: Masih Terlarang di Cina

Ilustrasi Tesla.

SHANGHAI, AVOLTA – Pasar mobil listrik terbesar di dunia kembali menarik perhatian industri otomotif global. Kali ini lewat perseteruan antara Tesla dan regulator di Cina terkait teknologi bantuan pengemudi canggih yang dikenal sebagai Full Self-Driving (FSD).

Harapan bahwa sistem ini akan segera disetujui untuk digunakan secara luas di jalan raya Tiongkok kini harus direvisi setelah pihak berwenang secara tegas menyatakan bahwa persetujuan tersebut belum akan datang dalam waktu dekat.

Mengutip Reuters, Senin (26/1/2026) CEO Tesla, Elon Musk sempat menyatakan optimisme bahwa Cina akan memberikan persetujuan untuk FSD “paling cepat bulan depan”, mengikuti harapan serupa untuk pasar Eropa yang progresnya tengah berjalan.

Namun pernyataan itu kemudian dibantah oleh media yang dikelola negara di Tiongkok, termasuk China Daily, yang mengutip sumber pemerintah bahwa klaim tersebut tidak benar dan belum mencerminkan realita proses regulasi saat ini.

Cina selama ini memang dikenal sangat berhati-hati terhadap teknologi otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI) yang berkaitan dengan keselamatan di jalan.

Pemerintah tidak hanya mempertimbangkan performa teknologi, tetapi juga implikasi dari sisi mengumpulkan dan memproses data kendaraan, yang dalam konteks Cina harus disimpan dan dikelola di dalam negeri sebelum dapat digunakan untuk pengembangan lebih lanjut.

Sebelumnya, Tesla telah menghadirkan fitur bantuan mengemudi tingkat lanjut di Cina  meskipun belum secara resmi dinamakan FSD, dan sejumlah kendaraan dengan perangkat keras terbaru mendapatkan versi fitur tersebut melalui pembaruan perangkat lunak.

Namun, fungsi ini masih jauh dari versi penuh yang tersedia di pasar seperti Amerika Serikat (AS), serta terus tunduk pada pembatasan regulasi.

Penolakan Cina untuk memberikan persetujuan segera datang di tengah persaingan ketat dengan produsen lokal yang terus mengembangkan sistem bantuan pengemudi mereka.

Pabrikan asal Tiongkok seperti XPeng, BYD, dan lainnya bahkan menawarkan fitur-fitur serupa tanpa biaya tambahan ke konsumen, sehingga memberi tekanan tambahan pada Tesla untuk menyesuaikan strategi di pasar yang sangat strategis ini.

CATEGORIES
TAGS