
JAKARTA, AVOLTA – Awal 2026 dibuka dengan cukup baik, dengan pencapaian penjualan secara nasional yang meningkat. Total penjualan Januari tahun ini, mencapai sekitar 64 ribu unit, atau naik sekitar 3% dibanding periode yang sama tahun lalu di kisaran 62 ribu unit.
Di tengah pertumbuhan tersebut, segmen kendaraan listrik (EV) masih menjadi salah satu pendorong utama akselarasi pasar. Bahkan, penjualan EV oada Januari 2026 tercatat sekitar 8.000 unit, melonjak lebih dari tiga kali lipat dibandingkan sekitar 2.500 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan tren itu, kinerja BYD Motor Indonesia ikut mencatatkan lonjakan signifikan. Pada Januari 2026, penjualan EV merek asal Tiongkok ini mencapai sekitar 5.200 unit, atau meningkat hampir lima kali lipat dibanding tahun lalu.
Raihan itu membuat pangsa pasar BYD di segmen EV nasional menembus lebih dari 60%, dan mempertegas perannya dalam perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air.
Segmen SUV listrik sendiri menjadi salah satu kontributor penting karena menawarkan posisi berkendara tinggi, kabin lega, serta fleksibilitas penggunaan.
“Momentum positif ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang semakin relevan bagi masyarakat. Salah satu respon yang kami lakukan adalah melengkapi pilihan di segmen SUV,” ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Sabtu (14/2/2026).
Memanfaatkan momentum tersebut, BYD memperkuat strategi ekspansi portofolio melalui struktur produk yang lebih tersegmentasi. Langkah ini diwujudkan lewat peluncuran BYD ATTO 3 Advanced Plus dan BYD Sealion 7 Extended pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

BYD ATTO 3 Advanced Plus mengisi segmen medium SUV dengan fokus keseimbangan kenyamanan dan kepraktisan harian, sementara Sealion 7 Extended diposisikan sebagai high SUV listrik dengan karakter lebih premium, performa kuat, dan jarak tempuh lebih jauh.
BYD Sealion 7 Extended dibekali baterai 91,39 kWh dengan jarak tempuh hingga 650 km (NEDC), atau bertambah sekitar 83 km dari varian sebelumnya. Model ini dipasarkan dengan harga Rp 859 juta OTR Jabodetabek, membawa warna eksterior baru Parkour Red, interior hitam, bagasi 500 liter, serta dukungan teknologi berkendara yang matang.
Sementara ATTO 3 Advanced Plus ditawarkan Rp 415 juta OTR Jabodetabek, dan selama pameran mencatat lebih dari 60 sesi test drive. Hingga kini, lini produk BYD di Indonesia mencakup ATTO 3, Sealion 7, Seal, M6, ATTO 1, dan Dolphin untuk menjangkau kebutuhan mobilitas yang semakin beragam.


