Home Cerita Geely Emgrand L EM-i: Bisa Minus Metanol, Harga Rp 202 Juta

Geely Emgrand L EM-i: Bisa Minus Metanol, Harga Rp 202 Juta

JAKARTA, AVOLTA – Geely kembali menghadirkan inovasi untuk lini sedan elektrifikasinya, dengan memperkenalkan Galaxy Starshine 6 EF, versi baru dari Geely Emgrand L EM-i. Model anyar ini, tetap mengandalkan teknologi plug-in hybrid (PHEV), yang mampu menggunakan bahan bakar metanol.

Disitat dari Carnewschina, sedan ramah lingkungan ini dijual di Cina dengan banderol mulai 76.800 yuan atau sekitar Rp 202,1 juta.

Di pasar domestik, mobil ini dikenal dengan nama Geely Galaxy Starshine 6 EF (E-Fuel). Sedangkan untuk pasar luar Cina, model tersebut dipasarkan menggunakan nama Emgrand L EM-i.

Dari sektor dapur pacu, Geely Galaxy Starshine 6 EF mengusung mesin bensin 1.500 cc naturally aspirated empat silinder berkode BHE15-BFDM. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga puncak 93 kW atau setara 125 tk.

Teknologi yang digunakan mencakup sistem injeksi bahan bakar langsung bertekanan 350 bar dan energi pengapian 120 mJ. Kombinasi tersebut memungkinkan mesin tetap beroperasi di suhu ekstrem hingga minus 40 derajat Celsius, dengan efisiensi termal mencapai 48,15 persen. Menariknya, mesin ini dapat menggunakan bensin maupun metanol.

Sistem penggeraknya turut didukung motor listrik dengan tenaga maksimal 140 kW atau sekitar 188 hp. Tenaga disalurkan ke roda melalui transmisi DHT satu percepatan.

Geely menyediakan dua pilihan baterai berjenis lithium iron phosphate (LFP), masing-masing berkapasitas 17 kWh dan 28,3 kWh. Berdasarkan pengujian CLTC, kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik murni mencapai 130 hingga 230 km, bergantung pada varian sistem penggeraknya.

Sementara berdasarkan standar WLTP, jaraknya berada di kisaran 107 hingga 189 km. Jika mesin dan motor listrik bekerja bersama, jarak tempuh totalnya diklaim mencapai 1.880 km.