JAKARTA, AVOLTA – Toyota bersiap menghadirkan mobil berteknologi hidrogen di ajang Reli Dakar 2027, yang berlangsung pada Januari mendatang. Pabrikan asal Jepang tersebut akan menurunkan truk berbasis pikap Hilux, dengan teknologi sel bahan bakar atau fuel cell.
Kendaraan ini akan dikemudikan Dania Akeel, pereli yang memiliki rekam jejak prestasi di berbagai kompetisi reli lintas medan.
Truk bernama DKR GR FC Hilux tersebut dikembangkan menggunakan platform yang sama dengan Toyota Hilux bermesin pembakaran internal. Namun, sistem penggeraknya telah diubah dengan mengandalkan teknologi sel bahan bakar hidrogen.
Dua unit fuel cell stack yang terpasang mampu menghasilkan daya hingga 400 kW, setara dengan keluaran dari tiga kendaraan Toyota Mirai berbasis sel bahan bakar hidrogen.
Toyota menyatakan bahwa proses pembangunan DKR GR FC Hilux telah rampung, dan kendaraan tersebut kini menjalani serangkaian pengujian dinamis sebelum tampil dalam kompetisi.
Untuk menyimpan bahan bakarnya, truk ini menggunakan empat tangki hidrogen bertekanan tinggi. Jenis tangki tersebut serupa dengan yang digunakan pada Toyota Mirai, sehingga teknologi penyimpanan hidrogen yang telah diterapkan pada kendaraan produksi turut dimanfaatkan dalam proyek ini.
Dari sisi dimensi, DKR GR FC Hilux memiliki panjang 4,5 meter. Ukurannya disesuaikan dengan kendaraan kategori Ultimate, kelas utama dalam World Rally-Raid Championship (W2RC).
Reli Dakar 2027 akan menjadi seri pertama dari lima putaran kejuaraan tersebut. Kompetisi ini sebelumnya dikenal sebagai Reli Paris-Dakar, sebelum berpindah ke Arab Saudi pada 2020. Perlombaan berlangsung selama sekitar dua pekan, dengan total lintasan mencapai 8.000 kilometer melintasi medan gurun.






