JAKARTA, AVOLTA – Hyundai Santa Fe generasi baru dipastikan bakal memiliki varian Extended-Range Electric Vehicle (EREV), dan bakal dirilis pada 2027. SUV asal Korea Selatan ini, bakal memiliki jarak tempuh hingga 966 km sekali pengisian daya dan bahan bakar.
Disitat dari Carexpert, kepastian Hyundai Santa FE EREV ini, setelah jenama asal Korea Selatan ini mengkonfirmasi jika model tersebut juga akan dipasarkan di Australia meski jadwal pastinya belum diungkap. Sebelunya, CEO dan Presiden Hyundai, José Muñoz, hanya menyebut bahwa SUV elektrifikasi ini akan lebih dulu hadir di Amerika Utara sebelum merambah pasar lain.
“Ini memang akan hadir, tetapi kami belum bisa membicarakan kapan peluncurannya,” ujar Head of PR Hyundai Australia, Bill Thomas.
Berbeda dengan plug-in hybrid (PHEV), sistem EREV di Santa Fe mengandalkan dua motor listrik sebagai penggerak utama roda. Sedangkan mesin bensin tidak terhubung langsung ke roda, melainkan hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang baterai saat dibutuhkan.
Hyundai juga menyebut kapasitas baterainya kurang dari setengah ukuran baterai mobil listrik murni, sehingga bobot kendaraan dapat ditekan tanpa mengorbankan jarak tempuh.
Tak hanya sektor mekanis, Hyundai turut menyiapkan penyegaran desain untuk Santa Fe 2027. Bagian depan akan mengusung lampu utama yang lebih ramping dengan grille dan bumper berdesain lebih sederhana. Sementara di belakang, lampu rem vertikal yang dihubungkan bilah lampu horizontal akan menggantikan desain lampu rendah yang sebelumnya menjadi ciri khas model ini.
Perubahan juga hadir di dalam kabin melalui layar tengah berukuran lebih besar yang akan menjalankan sistem operasi Pleos berbasis Android Automotive generasi terbaru Hyundai.






