LONDON, AVOLTA – Mobil buatan Cina semakin mendapat tempat di pasar Inggris. Berdasarkan studi terbaru dari platform jual beli mobil Carwow, hampir separuh pengemudi di Inggris kini mempertimbangkan merek Tiongkok ketika mencari kendaraan berikutnya.
Survei tersebut menunjukkan 49% pengemudi Inggris memasukkan setidaknya satu merek Cina dalam daftar pertimbangan mereka. Angka ini meningkat cukup signifikan dibandingkan 35% pada awal 2026 dan 39% pada paruh kedua 2025.
Melansir Carscoops, Senin (31/8/2026) jika dibandingkan dengan kondisi pada paruh pertama 2023, peningkatannya bahkan lebih besar. Saat itu, hanya sekitar 24% pengemudi Inggris yang mempertimbangkan membeli mobil dari merek Cina.
Peningkatan minat tersebut berjalan beriringan dengan semakin dikenalnya merek-merek Cina oleh konsumen Inggris. Dalam survei yang melibatkan 1.270 pengguna Carwow, BYD menjadi salah satu merek Tiongkok dengan tingkat pengenalan paling tinggi, yakni mencapai 71%.
Jaecoo juga mengalami peningkatan popularitas. Tingkat pengenalan merek tersebut mencapai 69%, naik dari 46% setahun sebelumnya. Sementara Omoda meningkat dari 42% menjadi 57% dalam periode yang sama.
Chery mencatat peningkatan yang lebih besar. Tingkat pengenalan merek tersebut melonjak dari hanya 16% menjadi 50%. Sementara Xpeng kini dikenal oleh 20% responden, lebih dari dua kali lipat dibandingkan angka 8% pada 2023.
Semakin banyaknya merek Cina yang dikenal konsumen juga terlihat dari jumlah responden yang sama sekali tidak mengenali merek Tiongkok. Angkanya turun dari 23% pada paruh kedua 2025 menjadi 16% dalam survei terbaru.
Harga dan nilai yang ditawarkan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong konsumen Inggris mempertimbangkannya. Sebanyak 42% responden menyebut value for money sebagai alasan utama.
Selain harga yang dianggap sepadan dengan produk yang ditawarkan, 28% responden tertarik dengan potongan harga yang kompetitif. Sementara 19% menyebut pilihan model kendaraan listrik yang lebih beragam sebagai salah satu daya tarik merek Cina.
Perubahan minat konsumen tersebut juga tercermin dari popularitas konten otomotif. Sebanyak 70% dari ulasan mobil yang paling banyak dibaca di Carwow sepanjang tahun ini merupakan model asal Cina. Angka tersebut meningkat sekitar 40% dibandingkan dua tahun sebelumnya.






