Home Cerita Nissan Recall Hampir 70 Ribu Mobil di Cina: Masalah Pedal Gas

Nissan Recall Hampir 70 Ribu Mobil di Cina: Masalah Pedal Gas

4
0

BEIJING, AVOLTA – Nissan mengumumkan recall besar-besaran, yaitu hampir 70.000 kendaraan di Cina akibat masalah pedal akselerator yang berpotensi memengaruhi keselamatan berkendara. Penarikan kembali ini melibatkan model Nissan N7 dan Nissan N6 yang diproduksi untuk pasar domestik Tiongkok.

Menurut laporan resmi, seperti dikutip CarnewsChina, Senin (25/5/2026) total kendaraan yang terdampak mencapai 69.649 unit. Recall dilakukan oleh Dongfeng Nissan Passenger Vehicle Company, perusahaan patungan antara Nissan dan Dongfeng Motor di Cina.

Masalah utama berasal dari potensi cacat pada komponen pedal akselerator. Dalam kondisi tertentu, pedal gas disebut bisa mengalami hambatan atau tidak kembali normal setelah diinjak. Situasi tersebut berisiko menyebabkan percepatan kendaraan tidak sesuai dengan input pengemudi dan dapat meningkatkan potensi kecelakaan.

Recall mencakup Nissan N7 yang diproduksi antara 20 Mei 2022 hingga 27 Februari 2026, serta Nissan N6 yang diproduksi antara 14 Juli 2022 hingga 19 Februari 2026. Kedua model tersebut cukup populer di pasar Cina, khususnya di segmen kendaraan listrik dan SUV keluarga.

Sebagai langkah perbaikan, perusahaan akan melakukan pemeriksaan dan penggantian komponen pedal akselerator secara gratis kepada seluruh konsumen terdampak. Proses recall dijadwalkan dimulai pada 30 Juni 2026 melalui jaringan diler resmi Dongfeng Nissan di seluruh Cina.

Perusahaan menyatakan belum ada laporan kecelakaan serius maupun korban jiwa yang terkait langsung dengan masalah tersebut. Namun recall tetap dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menghindari potensi risiko keselamatan di masa depan.

Bagi Nissan, recall ini menjadi tantangan tambahan di tengah persaingan ketat pasar otomotif Cina yang saat ini didominasi pertumbuhan kendaraan listrik lokal seperti BYD, Geely, hingga Xiaomi. Nissan sendiri tengah berupaya memperkuat kembali posisinya di Tiongkok lewat pengembangan model EV baru dan kerja sama teknologi dengan Dongfeng.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here