Pelan Tapi Pasti, Penjualan BYD Tumbuh Signifikan di Jepang

TOKYO, AVOLTA – Penjualan BYD di Jepang menunjukkan lonjakan signifikan pada Maret 2026. Produsen asal Cina ini mencatat peningkatan penjualan hingga dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, seiring strategi ekspansi global yang semakin agresif.
Berdasarkan data terbaru, mengutip CarnewsChina, Sabtu (18/4/2026) BYD berhasil menjual sekitar 353 unit kendaraan di Jepang selama Maret 2026. Angka ini meningkat tajam dibanding Maret 2025 yang hanya mencatat sekitar 172 unit.
Lonjakan ini mencerminkan mulai diterimanya produk BYD di pasar otomotif Jepang yang dikenal cukup ketat dan kompetitif.
Salah satu model yang berkontribusi terhadap peningkatan tersebut, yaitu Dolphin, sehingga menjadi tulang punggung penjualan di negara tersebut.
Selain itu, model lain seperti Atto 3 dan Seal juga mulai mendapatkan perhatian dari konsumen Jepang.
Secara keseluruhan, sepanjang kuartal pertama 2026, pabrikan yang bermarkas di Shenzhen, Tiongkok ini mencatat penjualan sekitar 1.045 unit di Jepang. Angka ini menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten, meskipun secara volume masih relatif kecil dibandingkan pemain lokal.
Langkah ekspansi ini menjadi bagian dari strategi besar BYD untuk memperkuat pasar ekspor. Jepang dipilih sebagai salah satu target karena dianggap sebagai pasar yang menantang sekaligus strategis untuk membangun citra global.
Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, perusahaan juga terus memperluas jaringan distribusi dan layanan di Jepang. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperkuat posisi merek di tengah dominasi produsen lokal.
Dengan pertumbuhan yang mulai terlihat, BYD menunjukkan bahwa produsen otomotif Cina mulai mampu bersaing di pasar global yang selama ini didominasi oleh merek-merek besar dari Jepang dan Eropa.
