
WUHU, AVOLTA – Chery kembali menggairahkan segmen mobil listrik ringkas di Cina dengan memperkenalkan QQ3 EV, yang dijadwalkan resmi memasuki pasar domestik pada 10 Maret 2026.
Melansir laman CarnewsChina, Rabu (4/3/2026) hatchback listrik empat pintu ini dibangun sebagai pesaing langsung Geely EX2, yang merupakan salah satu model paling laris di Negeri Tirai Bambu pada 2025. Dengan segmen serupa, dipastikan juga bakal mengganggu andalan BYD, Atto 1.
Desain QQ3 EV menunjukkan perubahan total dari model pendahulu, dengan garis bodi modern, lampu utama dan belakang berbentuk oval, serta pegangan pintu tersembunyi yang memberi tampilan lebih bersih dan futuristik.
Dimensinya juga kompetitif, panjang total sekitar 4,195 mm dengan jarak sumbu roda 2,700 mm, membuatnya sedikit lebih besar dibanding EX2, sehingga menjanjikan ruang kabin yang cukup nyaman di kelas city car.
Kabinnya dilengkapi layar sentuh 15,6 inci sebagai pusat kontrol utama, dipadukan panel instrumen digital dan setir dua‑batang yang menguatkan kesan teknologi modern.
Sistem infotainment yang dipakai didukung oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8155, lengkap dengan asisten suara berbasis AI serta fitur konektivitas dan pengisian nirkabel.
Dapur pacu listriknya ditawarkan dalam dua pilihan, yaitu versi dasar menggunakan motor listrik dengan output sekitar 58 kW (78 hp), sedangkan versi lebih bertenaga mencapai 90 kW (121 hp) di poros belakang.
Opsi baterai LFP menghadirkan jangkauan mencapai 310–420 km menurut standar China Light‑Duty Vehicle Test Cycle (CLTC), yang tergolong menarik untuk mobil listrik kecil dengan fokus penggunaan urban.
Sebelum peluncuran penuh, QQ3 EV sudah dibuka pemesanan sejak awal Februari, menariknya lebih dari 27.000 unit terpesan dalam tiga jam pertama. Rencana harganya diperkirakan berada di kisaran 70.000–110.000 yuan, atau sekitar Rp157,5 juta – Rp247,5 juta.


