Daihatsu Belum Minat Jual Mobil Listrik Murah

Daihatsu sudah pajang Rocky hybrid di GIIAS, Agustus 2022. (Kompas.com)

JAKARTA, AVOLTA – Di tengah ramainya tren kendaraan listrik, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memilih untuk tidak gegabah dalam mengambil keputusan.

Pabrikan yang selama ini dikenal lewat lini mobil terjangkau dan menyasar pembeli mobil pertama itu menilai segmen kendaraan listrik murah memang menjanjikan, tetapi realisasinya tak bisa diputuskan hanya karena tren pasar.

Direktur Marketing dan Corporate Communication ADM, Sri Agung Handayani, menegaskan bahwa arah pengembangan produk tetap berpijak pada kebutuhan konsumen. Dengan jaringan pasar yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, perusahaan mengaku rutin melakukan survei sebelum mengambil langkah strategis.

Menurutnya, transisi menuju kendaraan listrik murni (EV) bukan perkara singkat. Adaptasi pasar membutuhkan waktu, terutama di Indonesia yang karakter konsumennya beragam.

“Karena itu, ADM melihat proses elektrifikasi harus dipersiapkan secara matang, baik dari sisi produk maupun kesiapan konsumennya,” ujar Sri Agung belum lama ini di Jakarta.

Dari hasil pemetaan internal, Sri Agung menjelaskan terdapat tiga pertimbangan utama yang membuat konsumen, khususnya pembeli mobil pertama masih menahan diri untuk beralih ke mobil listrik.

Pertama soal nilai jangka panjang, di mana banyak pelanggan Daihatsu mobil dipandang sebagai aset, bukan sekadar alat mobilitas. Mereka berharap kendaraan yang dibeli dapat bertahan lama dan memiliki nilai jual kembali yang stabil.

Kekhawatiran muncul ketika melihat sebagian mobil listrik di pasar mengalami depresiasi cukup tajam meski usia pakainya belum lama.

Kedua menyangkut biaya energi. Alih-alih terpaku pada harga beli awal, konsumen justru menghitung ongkos operasional harian. Penggunaan listrik di rumah menjadi perhatian tersendiri, terutama terkait potensi kenaikan tagihan bulanan.

Ketiga persoalan perawatan. Konsumen ingin kepastian soal kemudahan servis, biaya pemeliharaan, hingga daya tahan komponen utama seperti baterai selama masa penggunaan.

Dengan sejumlah pertimbangan tersebut, ADM menilai konsumennya saat ini belum sepenuhnya siap menerima mobil listrik murah. Setidaknya, itulah gambaran yang tertangkap dari basis pasar Daihatsu sendiri.

CATEGORIES
TAGS