Home Cerita Cina Rilis Standar Baru Baterai Solid-State Juli 2026

Cina Rilis Standar Baru Baterai Solid-State Juli 2026

20
0

SHANGHAI, AVOLTA – Cina dipastikan akan merilis standar nasional pertama untuk baterai solid-state pada Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan produksi massal teknologi baterai generasi berikutnya.

Mengutip CarnewsChina, Jumat (13/2/2026) ini menjadi langkah penting karena banyak produsen otomotif dan pembuat baterai di Tiongkok sedang bergegas mengembangkan baterai solid-state untuk kendaraan listrik (EV) yang diperkirakan mulai memasuki fase produksi dan uji kendaraan dalam beberapa tahun ke depan.

Draf awal standar berjudul “Solid-state batteries for electric vehicles Part 1: Terminology and Classification” telah rampung disusun pada Desember 2025. Periode komentar publik berlangsung hingga akhir Februari 2026, dan setelah melalui uji verifikasi metode pengujian oleh China Automotive Technology and Research Center (CATARC), standar tersebut ditargetkan sepenuhnya disetujui pada April 2026.

Apanila tidak ada perubahan, standar baterai solid-state ini akan resmi diterbitkan pada Juli mendatang. Dokumen ini fokus pada definisi dasar baterai solid-state, termasuk membedakan antara baterai cair, semi-solid (solid-liquid), dan all-solid-state.

Penerbitan standar ini membuka kerangka acuan teknis penting bagi industri, karena baterai solid-state memiliki keunggulan signifikan dibandingkan baterai lithium-ion konvensional, seperti kepadatan energi yang lebih tinggidan ketahanan terhadap api.

Beberapa perkembangan di industri menunjukkan bahwa baterai dengan kepadatan energi lebih dari 300 Wh/kg sudah mulai diuji oleh beberapa pembuat mobil.

Misalnya, sebuah baterai solid-state yang dipasang pada sedan listrik Dongfeng eπ 007 mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam satu kali pengisian, sambil mempertahankan 72% kapasitas pada suhu ekstrem −30 °C, yang menunjukkan potensi nyata teknologi ini jika diterjemahkan ke mobil produksi.

Selain itu, sejumlah produsen besar seperti BYD, Geely, Chery, GAC, Dongfeng, dan FAW telah memulai uji coba pemasangan baterai solid-state di kendaraan prototipe, sebagai langkah awal menuju pengembangan dan integrasi lebih luas dalam kendaraan listrik mereka.

Kemajuan ini merefleksikan persaingan teknologi yang semakin ketat di Tiongkok untuk memimpin era baterai next-gen, termasuk kemungkinan pengembangan standar lanjutan yang mencakup pedoman desain elektrolit padat dan elemen inti lainnya di masa mendatang.

Dengan adanya standar resmi yang dirilis pada pertengahan 2026, industri EV Cina mendapat kerangka teknis yang jelas dalam upaya mengkomersialkan baterai solid-state, sebuah terobosan yang diprediksi akan mendorong evolusi kendaraan listrik global dalam beberapa tahun ke depan.